Sopir Angkot dan Tukang Ojek di Tana Toraja Dapat Bantuan Sembako
Senin, 13 April 2020 - 17:21 WIB
Menurut Victor, pembatasan aktivitas warga membuat para sopir angkot dan tukang ojek kehilangan pendapatan harian. Anjuran pemerintah agar berdiam diri di rumah membuat jumlah penumpang angkot dan ojek menurun.
Dalam pembagian sembako itu, kata Victor, social distancing tetap diterapkan dengan menjaga jarak dan tidak berkerumun. Pembagian sembako itu dikawal langsung petugas gabungan TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja.
"Kami mohon maaf jika bantuan ini belum sesuai yang diharapkan masyarakat. Namun, pemerintah akan tetap berupaya membantu meringankan masyarakat di tengah situasi sulit saat ini,” kata Victor.
Koordinator Pengendali Humas-Media Center Satgas Covid-19 Tana Toraja, Berthy Mangontan menambahkan, pembagian sembako kepada tukang ojek dan sopir angkot digelar di kawasan pasar Seni Makale.
"Untuk mendapat paket sembako gratis berupa beras 10 kilogram, satu rak telur dan satu dos mi instan, sopir angkot dan tukang ojek wajib menunjukkan kartu tanda penduduk atau surat izin mengemudi beralamat Makale," ujarnya.
Dalam pembagian sembako itu, kata Victor, social distancing tetap diterapkan dengan menjaga jarak dan tidak berkerumun. Pembagian sembako itu dikawal langsung petugas gabungan TNI/Polri dan Satuan Polisi Pamong Praja.
"Kami mohon maaf jika bantuan ini belum sesuai yang diharapkan masyarakat. Namun, pemerintah akan tetap berupaya membantu meringankan masyarakat di tengah situasi sulit saat ini,” kata Victor.
Koordinator Pengendali Humas-Media Center Satgas Covid-19 Tana Toraja, Berthy Mangontan menambahkan, pembagian sembako kepada tukang ojek dan sopir angkot digelar di kawasan pasar Seni Makale.
"Untuk mendapat paket sembako gratis berupa beras 10 kilogram, satu rak telur dan satu dos mi instan, sopir angkot dan tukang ojek wajib menunjukkan kartu tanda penduduk atau surat izin mengemudi beralamat Makale," ujarnya.
(luq)
Lihat Juga :