Tewaskan Pejalan Kaki, Sopir Transjakarta Tak Jadi Tersangka, Ini Alasannya

Selasa, 14 Desember 2021 - 21:45 WIB
Alasan kedua, di jalur Transjakarta tidak ada ruang gerak sopir, tidak bisa ke kiri atau ke kanan. Jika ke kiri sopir akan menabrak separator bahkan memiliki fatalitas lebih tinggi jika ke kanan. Kemudian, dari sisi pejalan kaki tidak mengikuti aturan karena pada Pasal 172 ayat 1 bahwa seorang pejalan kaki yang menyeberang harus menggunakan tempat penyeberangan.

Baca juga: Polisi Harap 2022 Tak Ada Lagi Kecelakaan Bus Transjakarta

Kemudian, pada Pasal 172 ayat 2 jika tidak ada jembatan penyeberangan dia harus menyeberang di tempat yang disediakan. Harus lewat lewat zebra cross jadi tetap harus memerhatikan keselamatannya. "Nah, 50 meter dari lokasi kecelakaan itu ada jembatan penyeberangan. Dan busway itu steril jadi sopir ini tidak aware dan tidak tahu bakal ada yang menyeberang," kata Argo.

"Jadi kesimpulannya tidak terpenuhi. Karena, pejalan kaki juga punya kelalaian malah si pejalan kaki yang berpotensi menjadi tersangka," tambahnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!