Hindari Pandemi COVID-19 Selama Liburan Nataru, Pemerintah Anjurkan Ini
Sabtu, 11 Desember 2021 - 21:52 WIB
“Staycation juga menjadi alternatif liburan yang aman karena dapat dilakukan dalam rombongan kecil dan terjaga dan tidak menggunakan transportasi umum yang besar. Namun tetap menghasilkan pengalaman yang berbeda, yang merupakan esensi liburan,” ujar Nia.Baca juga: Libur Nataru, 10 Posko Ganjil Genap dan Pemeriksaan Hasil Swab Disiapkan di Jalur Puncak
Saat ini, lanjut Nia, data menunjukkan bahwa prosentase terbesar pertimbangan masyarakat dalam memilih penginapan adalah penerapan protokol kesehatan. "Baru disusul dengan diskon, kebijakan refund dan lain-lain," pungkasnya.
Mengenai penerapan prokes dan CHSE, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani menyebutkan bahwa 10-11 ribu hotel dan restoran di Indonesia telah bersertifikat CHSE dan protokol kesehatan sudah melekat dalam peraturan hotel serta restoran.
“Dari Oktober hingga saat ini, juga setelah hotel dibuka secara penuh pada November, tidak ditemukan klaster baru.Namun demikian, kehati-hatian tetap dikedepankan, kegiatan pariwisata tetap berjalan tapi selebrasi ditiadakan dan menghindari terjadinya penumpukan tamu," bebernya.
Untuk liburan Nataru kali ini, Hari mengimbau masyarakat agar berlibur di berbagai tempat di Indonesia guna menghindari penumpukan pelaku perjalanan di wilayah tertentu.“Indonesia wilayahnya luas, jadi silahkan justru mengisi wilayah-wilayah yang masih longgar karena destinasi kita sangat luas,” anjurnya.
Saat ini, lanjut Nia, data menunjukkan bahwa prosentase terbesar pertimbangan masyarakat dalam memilih penginapan adalah penerapan protokol kesehatan. "Baru disusul dengan diskon, kebijakan refund dan lain-lain," pungkasnya.
Mengenai penerapan prokes dan CHSE, Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani menyebutkan bahwa 10-11 ribu hotel dan restoran di Indonesia telah bersertifikat CHSE dan protokol kesehatan sudah melekat dalam peraturan hotel serta restoran.
“Dari Oktober hingga saat ini, juga setelah hotel dibuka secara penuh pada November, tidak ditemukan klaster baru.Namun demikian, kehati-hatian tetap dikedepankan, kegiatan pariwisata tetap berjalan tapi selebrasi ditiadakan dan menghindari terjadinya penumpukan tamu," bebernya.
Untuk liburan Nataru kali ini, Hari mengimbau masyarakat agar berlibur di berbagai tempat di Indonesia guna menghindari penumpukan pelaku perjalanan di wilayah tertentu.“Indonesia wilayahnya luas, jadi silahkan justru mengisi wilayah-wilayah yang masih longgar karena destinasi kita sangat luas,” anjurnya.
(don)
Lihat Juga :