Progres Lambat, Wali Kota Bogor Bima Arya Semprot Kontraktor Proyek Jalur Sepeda
Sabtu, 11 Desember 2021 - 14:28 WIB
Selain itu, Bima juga akan mengevaluasi sistem pengadaan barang dan jasa (PBJ). "Ini terus berulang. Saya ingin mengevaluasi semua mulai dari sistem PBJ-nya. Ini ada yang salah dengan sistem kita. Saya akan evaluasi, saya akan investigasi semua," tegas Bima.
Sementara itu, Kadis PUPR Chusnul Rozaqi mengatakan, sudah memberikan teguran kedua kepada kontraktor pada proyek tersebut. "Kita lihat nanti dia sampai sejauh mana bisa memperbaiki dan mengoreksi kekurangan yang ada. Karena sisa waktu tinggal 20 hari sampai tanggal 30 Desember 2021. Kalau metode mereka seperti ini, tidak akan selesai," ucap Chusnul.
Menurutnya, harus ditambah pekerja, material dan dilakukan pengerjaan 24 jam. Ini masih memungkinkan untuk bisa dituntaskan, kata dia, akan ada evaluasi setiap hari. Baca juga: Minggu Pagi Anies Gowes Bareng Keluarga, Netizen Singgung soal Jalur Sepeda
“Kalau dia tidak bisa mengubah ini semua, kami yakini ini tidak akan selesai. Indikasi cuman satu, kondisi lapangan tidak ada masalah tapi dari pelaksana sendiri sejauh mana mereka bisa mengerjakan. Dari awal saya melihat, pekerja sedikit dan material di lapangan masih sedikit atau kurang. Dia menjanjikan penambahan pekerja," pungkasnya.
Sementara itu, Kadis PUPR Chusnul Rozaqi mengatakan, sudah memberikan teguran kedua kepada kontraktor pada proyek tersebut. "Kita lihat nanti dia sampai sejauh mana bisa memperbaiki dan mengoreksi kekurangan yang ada. Karena sisa waktu tinggal 20 hari sampai tanggal 30 Desember 2021. Kalau metode mereka seperti ini, tidak akan selesai," ucap Chusnul.
Menurutnya, harus ditambah pekerja, material dan dilakukan pengerjaan 24 jam. Ini masih memungkinkan untuk bisa dituntaskan, kata dia, akan ada evaluasi setiap hari. Baca juga: Minggu Pagi Anies Gowes Bareng Keluarga, Netizen Singgung soal Jalur Sepeda
“Kalau dia tidak bisa mengubah ini semua, kami yakini ini tidak akan selesai. Indikasi cuman satu, kondisi lapangan tidak ada masalah tapi dari pelaksana sendiri sejauh mana mereka bisa mengerjakan. Dari awal saya melihat, pekerja sedikit dan material di lapangan masih sedikit atau kurang. Dia menjanjikan penambahan pekerja," pungkasnya.
(mhd)
Lihat Juga :