Bencana Erupsi Gunung Semeru Jadi Objek Wisata, Bupati Lumajang Geram

Kamis, 09 Desember 2021 - 18:04 WIB
"Fokusnya ini evakuasi dulu, waktunya seminggu sejak hari H dan sekarang fokus ke evakuasi. Karena itu, ketika banyak kendaraan yang mau ke arah titik nol bencana, ini yang saya berharap itu tidak terjadi," tuturnya.

"Banyak orang yang ke sana (ke titik bencana) itu kendalanya, termasuk mobil-mobil yang ke atas itu yang membuat masalah," tambahnya. Baca: Geger, Petugas Kebersihan Temukan Mayat Bayi Umur 3 Hari di Saluran Air.



Cak Thoriq meminta masyarakat yang ingin menyerahkan bantuan bisa didistribusikan ke posko-posko pengungsian. Mengingat sudah ada banyak posko pengungsian yang disiagakan di sepanjang Jalan Raya Pronojiwo.

"Ya kita ini mengharap dengan segala hormat , sudahlah ini banyak posko. Di sana ada posko desa, di sini ada posko teman-teman. Mereka punya kendaraan untuk angkut ke sana. Nah kalau untuk pembagian angkut ke sananya sesuai posko masing-masing kan bagus. Kalau semua ke sana satu pikap yang ke sana 10 orang ya itu yang membuat semuanya rusak, ruwet yang membuat ruwet," terangnya. Baca Juga: Belasan Santri Diperkosa Guru Cabul, Pesantren Madani Boarding School Ditutup.
(nag)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!