Penanganan Guru Pesantren Cabul Sengaja Tak Diekspos, Ini Alasan Polda Jabar
Kamis, 09 Desember 2021 - 15:11 WIB
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago. Foto/Dok.
BANDUNG - Penanganan kasus pencabulan yang melibatkan seorang guru sekaligus pimpinan salah satu pondok pesantren di Kota Bandung, berinisial HW telah disidangkan. Kabar tersebut, baru membuat geger warga setelah ada proses persidangan.
Baca juga: 9 Anak Lahir Akibat Pencabulan Oknum Guru Pesantren, Keluarga Korban Minta Pelaku Dikebiri
Menyikapi kondisi tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengakui bahwa pihaknya memang tidak mengekspose kasus pencabulan yang memakan korban santri hingga beberapa di antaranya hamil dan melahirkan itu ke media massa.
"Kemarin itu kita tidak merilis ke media dan mengekspos ke media, karena menyangkut dampak psikologis dan sosial yang menjadi korban pencabulan. Kasihan kan mereka itu," ungkap Erdi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (9/12/2021).
Baca juga: Ibu Cantik Bawa 2 Kg Sabu Diringkus Polisi saat Naik Travel
Meski begitu, Erdi memastikan bahwa pihaknya telah menyelesaikan proses penyelidikan dan melimpahkan berkas kasus pencabulan tersebut kepada pihak kejaksaan. "Tapi kita tetap menuntaskan kasus yang dilaporkan kepada kita, dan faktanya memang sudah berkas dan tersangka sudah diterima ke kejaksaan dan sekarang sudah disidangkan," kata Erdi.
Diketahui, masyarakat digegerkan kabar aksi cabul seorang guru pesantren di Kota Bandung, berinisial HW yang memperkosa belasan santrinya, bahkan empat santri di antaranya hamil hingga melahirkan.
Baca juga: 9 Anak Lahir Akibat Pencabulan Oknum Guru Pesantren, Keluarga Korban Minta Pelaku Dikebiri
Menyikapi kondisi tersebut, Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengakui bahwa pihaknya memang tidak mengekspose kasus pencabulan yang memakan korban santri hingga beberapa di antaranya hamil dan melahirkan itu ke media massa.
"Kemarin itu kita tidak merilis ke media dan mengekspos ke media, karena menyangkut dampak psikologis dan sosial yang menjadi korban pencabulan. Kasihan kan mereka itu," ungkap Erdi saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Kamis (9/12/2021).
Baca juga: Ibu Cantik Bawa 2 Kg Sabu Diringkus Polisi saat Naik Travel
Meski begitu, Erdi memastikan bahwa pihaknya telah menyelesaikan proses penyelidikan dan melimpahkan berkas kasus pencabulan tersebut kepada pihak kejaksaan. "Tapi kita tetap menuntaskan kasus yang dilaporkan kepada kita, dan faktanya memang sudah berkas dan tersangka sudah diterima ke kejaksaan dan sekarang sudah disidangkan," kata Erdi.
Diketahui, masyarakat digegerkan kabar aksi cabul seorang guru pesantren di Kota Bandung, berinisial HW yang memperkosa belasan santrinya, bahkan empat santri di antaranya hamil hingga melahirkan.