Diguyur Hujan Gerimis, Mensos Risma Temui Remaja Korban Pemerkosaan dan Perundungan
Senin, 29 November 2021 - 01:47 WIB
"Anak korban sudah berada di tempat yang aman, dan sudah baik. Keluarga juga ada di fasilitas tersebut, sehingga itu memberikan dukungan tersendiri. Mensos dari awal memberikan perhatian penuh terhadap kasus ini," ujarnya.
Baca juga: Senin Dini Hari Gempa Bumi Berpusat di Daratan Getarkan Kota Jayapura
Sementara itu, Kepala UPT PPSPA Bima Sakti Kota Batu, Dinas Sosial Provinsi Jatim, Yusmanu menambahkan, saat ini kondisi korban sudah mulai tersenyum dan membaik. Tetapi korban masih belum bisa ditemui oleh banyak orang, karena kondisinya belum sepenuhnya stabil.
"Kondisi anak saat ini baik yang penting jangan banyak orang dulu, yang penting anak nyaman, aman di sini. Bagi kami yang utama instruksi Kementerian Sosial tidak mungkin ikut campur hukum. Sudah ada bidangnya masing-masing. Ini bentuk perhatian Mensos untuk korban," ungkap dia.
Sejauh ini pemulihan dikatakan Yusmanu, juga tergolong cepat, timnya juga menghadirkan pihak keluarga HN, mulai ibunya dan adiknya, untuk sama-sama tinggal di PPSPA. Hal ini demi menjaga dan mendukung pemulihan psikis korban. Apalagi HN akan menempuh ujian di sekolahnya pada Senin (29/11/2021).
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Garut, Ratusan Warga di 4 Desa Mengungsi
"Kondisinya mulai tersenyum, karena di sini ada ibunya ada adiknya, ada ayahnya sambung. Ada lima orang di sini, saya tempatkan di sini makanya mohon izin ke teman-teman tolong jaga kondisi anaknya biar segera pulih, dan hari Senin (29/11/2021) akan ujian. Ujiannya di sini, dikirim oleh SD nya," terangnya.
Baca juga: Senin Dini Hari Gempa Bumi Berpusat di Daratan Getarkan Kota Jayapura
Sementara itu, Kepala UPT PPSPA Bima Sakti Kota Batu, Dinas Sosial Provinsi Jatim, Yusmanu menambahkan, saat ini kondisi korban sudah mulai tersenyum dan membaik. Tetapi korban masih belum bisa ditemui oleh banyak orang, karena kondisinya belum sepenuhnya stabil.
"Kondisi anak saat ini baik yang penting jangan banyak orang dulu, yang penting anak nyaman, aman di sini. Bagi kami yang utama instruksi Kementerian Sosial tidak mungkin ikut campur hukum. Sudah ada bidangnya masing-masing. Ini bentuk perhatian Mensos untuk korban," ungkap dia.
Sejauh ini pemulihan dikatakan Yusmanu, juga tergolong cepat, timnya juga menghadirkan pihak keluarga HN, mulai ibunya dan adiknya, untuk sama-sama tinggal di PPSPA. Hal ini demi menjaga dan mendukung pemulihan psikis korban. Apalagi HN akan menempuh ujian di sekolahnya pada Senin (29/11/2021).
Baca juga: Banjir Bandang Terjang Garut, Ratusan Warga di 4 Desa Mengungsi
"Kondisinya mulai tersenyum, karena di sini ada ibunya ada adiknya, ada ayahnya sambung. Ada lima orang di sini, saya tempatkan di sini makanya mohon izin ke teman-teman tolong jaga kondisi anaknya biar segera pulih, dan hari Senin (29/11/2021) akan ujian. Ujiannya di sini, dikirim oleh SD nya," terangnya.