Tembok Penahan Tanah Rusak, Abrasi Ancam 20 Rumah di Jatitujuh Majalengka
Minggu, 28 November 2021 - 17:42 WIB
Salah satu warga, Sarpoed mengatakan, kondisi TPT yang rusak memicu kekhwatiran warga sekitar setiap kali turun hujan. Pasalnya, dengan kondisi TPT yang sudah pecah, bisa saja akhirnya jebol yang berakibat pada amblesnya lahan yang ada di sekitarnya. Baca: Jaga Semangat Persatuan Kader, Partai Perindo Toraja Utara Gelar Konsolidasi.
"Kalau jarak dari rumah ke sungai memang lumayan jauh. Tapi kalau jarak rumah ke tanah yang tergerus abrasi, itu sangat dekat. Dan itu yang membuat was-was, apalagi sekarang kan baru masuk musim hujan, belum puncaknya," jelas dia.
Dijelaskannya, abrasi besar pernah terjadi pada 2008 silam. Saat itu, abrasi membuat banyak bagian rumah milik warga yang rusak. Baca Juga: Terdengar Letusan Senjata saat Anggota Kopassus Baku Hantam dengan Satgas Amole.
Sementara, pantauan MPI, tampak di salah satu titik, TPT dalam kondisi terputus dan condong ke arah sungai. Putusnya TPT itu, membentuk cekungan sebagai aliran air dari pemukiman ke arah sungai. Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin mempercepat TPT itu ambruk.
"Kalau jarak dari rumah ke sungai memang lumayan jauh. Tapi kalau jarak rumah ke tanah yang tergerus abrasi, itu sangat dekat. Dan itu yang membuat was-was, apalagi sekarang kan baru masuk musim hujan, belum puncaknya," jelas dia.
Dijelaskannya, abrasi besar pernah terjadi pada 2008 silam. Saat itu, abrasi membuat banyak bagian rumah milik warga yang rusak. Baca Juga: Terdengar Letusan Senjata saat Anggota Kopassus Baku Hantam dengan Satgas Amole.
Sementara, pantauan MPI, tampak di salah satu titik, TPT dalam kondisi terputus dan condong ke arah sungai. Putusnya TPT itu, membentuk cekungan sebagai aliran air dari pemukiman ke arah sungai. Kondisi tersebut dikhawatirkan semakin mempercepat TPT itu ambruk.
(nag)
Lihat Juga :