bank bjb Fasilitasi Modal Kerja Pemerintah Daerah Lewat Pembiayaan bjb Indah
Kamis, 25 November 2021 - 09:01 WIB
Secara garis besar, bjb Indah ditujukan untuk mendanai kegiatan proyek-proyek infrastruktur serta pengadaan barang dan jasa pemerintah daerah. Program ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat Jawa Barat, Banten, dan Indonesia.
Skema pinjaman bjb Indah dibagi menjadi tiga program. Pertama, pinjaman jangka pendek yaitu jangka waktu maksimal satu tahun anggaran.
Tujuan pinjaman ini hanya untuk menutup kekurangan arus kas dalam rangka pengelolaan kas (cash management) antara lain untuk menutup kekurangan pembayaran gaji pegawai.
Kedua, pinjaman jangka menengah untuk jangka waktu dapat lebih dari satu tahun anggaran. Tujuan untuk membiayai pelayanan publik yang tidak menghasilkan penerimaan.
Ketiga, pinjaman jangka panjang untuk jangka waktu lebih dari satu tahun anggaran. Tujuan untuk membiayai kegiatan investasi prasarana/sarana dalam rangka penyediaan pelayanan publik yang menghasilkan penerimaan langsung berupa pendapatan APBD. Juga menghasilkan penerimaan tidak langsung berupa penghematan terhadap belanja APBD. Memberikan manfaat ekonomi sosial.
Hingga kini, penyaluran kredit infrastruktur segmen Komersial dilakukan dalam bentuk kredit modal kerja yang digunakan untuk mendukung proyek-proyek daerah. Beberapa proyek yang telah dilakukan yaitu diantaranya proyek Jalan Lingkar Majalaya, Proyek Lanjutan Overpass Tegal Gede, Proyek Penataan Alun-Alun Kejaksaan Kota Cirebon, Proyek PLTM Cikaengan, Pembangunan Pasar Rakyat Awipari Kota Tasikmalaya, Proyek Jaringan Irigasi (Lanjutan) Kab. Indramayu, Pembangunan Jalan Lingkar Dramaga Seksi I (STA.0+950).
Skema pinjaman bjb Indah dibagi menjadi tiga program. Pertama, pinjaman jangka pendek yaitu jangka waktu maksimal satu tahun anggaran.
Tujuan pinjaman ini hanya untuk menutup kekurangan arus kas dalam rangka pengelolaan kas (cash management) antara lain untuk menutup kekurangan pembayaran gaji pegawai.
Kedua, pinjaman jangka menengah untuk jangka waktu dapat lebih dari satu tahun anggaran. Tujuan untuk membiayai pelayanan publik yang tidak menghasilkan penerimaan.
Ketiga, pinjaman jangka panjang untuk jangka waktu lebih dari satu tahun anggaran. Tujuan untuk membiayai kegiatan investasi prasarana/sarana dalam rangka penyediaan pelayanan publik yang menghasilkan penerimaan langsung berupa pendapatan APBD. Juga menghasilkan penerimaan tidak langsung berupa penghematan terhadap belanja APBD. Memberikan manfaat ekonomi sosial.
Hingga kini, penyaluran kredit infrastruktur segmen Komersial dilakukan dalam bentuk kredit modal kerja yang digunakan untuk mendukung proyek-proyek daerah. Beberapa proyek yang telah dilakukan yaitu diantaranya proyek Jalan Lingkar Majalaya, Proyek Lanjutan Overpass Tegal Gede, Proyek Penataan Alun-Alun Kejaksaan Kota Cirebon, Proyek PLTM Cikaengan, Pembangunan Pasar Rakyat Awipari Kota Tasikmalaya, Proyek Jaringan Irigasi (Lanjutan) Kab. Indramayu, Pembangunan Jalan Lingkar Dramaga Seksi I (STA.0+950).
Lihat Juga :