Disdik Maros Bedah Buku Meretas Jalan Menjadi Guru Inspirasi
Rabu, 24 November 2021 - 18:58 WIB
Dalam sambutannya, Chaidir Syam, mengatakan literasi di Kabupaten Maros harus terus ditingkatkan, sehingga tidak salah jika pihak Perpustakaan Sulsel menempatkan acaranya di Maros.
Selain itu menurut Chaidir , di Maros terdapat penemuan-penemuan purbakala seperti lukisan gua yang menunjukkan jika literasi di Maros sudah ada sejak lama.
"Kabupaten Maros sebagai salah satu daerah budaya leluhur yang memiliki lukisan gua tertua di dunia. Dengan adanya jejak purbakala ini menandakan, literasi di Maros sudah ada sejak lama. Hanya saja belum dalam bentuk tulisan latin seperti yang digunakan saat ini," terangnya.
Baca juga:Kemenparekraf Minta Pelaku UMKM Kreatif Branding Produk
Untuk saat ini ujar Chadir, tantangan berat dari guru di masa pandemi, adalah berinovasi. Pasalnya, proses pembelajaran yang umum dilakukan dengan tatap muka, harus dilakukan secara virtual.
Selain itu menurut Chaidir , di Maros terdapat penemuan-penemuan purbakala seperti lukisan gua yang menunjukkan jika literasi di Maros sudah ada sejak lama.
"Kabupaten Maros sebagai salah satu daerah budaya leluhur yang memiliki lukisan gua tertua di dunia. Dengan adanya jejak purbakala ini menandakan, literasi di Maros sudah ada sejak lama. Hanya saja belum dalam bentuk tulisan latin seperti yang digunakan saat ini," terangnya.
Baca juga:Kemenparekraf Minta Pelaku UMKM Kreatif Branding Produk
Untuk saat ini ujar Chadir, tantangan berat dari guru di masa pandemi, adalah berinovasi. Pasalnya, proses pembelajaran yang umum dilakukan dengan tatap muka, harus dilakukan secara virtual.
Lihat Juga :