Akses Masuk Gang Ditutup Tembok, Warga di Brebes Ini Terpaksa Miringkan Badan
Rabu, 24 November 2021 - 05:50 WIB
Dikatakan, warga yang rumahnya terisolir ini sangat khawatir jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti jika ada orang meninggal, maka keranda jenazah dipastikan tidak bisa masuk.
"Kemudian bila terjadi kebakaran. warga akan sulit untuk dievakuasi dan lokasi kebakaran akan sulit dijangkau petugas pemadam," sebut Supratno.
Warga lain yang ikut terdampak adalah Fahmi. Dimana rumah Fahmi bersebelahan dengan tembok bangunan yang menutupi jalan tersebut. Bagian depan rumah yang sebelumnya lahan kosong dan langsung memghadap ke jalan utama kini tertutup tembok. "Sejak ada bangunan itu, akses masuk ke rumah hanya tersisa 45 Centimeter," ujar Fahmi.
Tembok bangunan yang menutup akses jalan itu adalah milik Nasikun. Rumah yang berprofesi sebagai Kepala SD di Larangan ini berada di mulut jalan masuk lorong. Baca: 360 Sekuriti Bandara Ngurah Rai Terancam Diputus Kontrak Gegara Tato dan Tindik.
Lahan yang selama ini dijadikan akses jalan oleh warga adalah milik pribadi. Lahan seluas 4,5 x 8 meter itu, kini sedang dibangun rumah untuk anaknya.
"Kemudian bila terjadi kebakaran. warga akan sulit untuk dievakuasi dan lokasi kebakaran akan sulit dijangkau petugas pemadam," sebut Supratno.
Warga lain yang ikut terdampak adalah Fahmi. Dimana rumah Fahmi bersebelahan dengan tembok bangunan yang menutupi jalan tersebut. Bagian depan rumah yang sebelumnya lahan kosong dan langsung memghadap ke jalan utama kini tertutup tembok. "Sejak ada bangunan itu, akses masuk ke rumah hanya tersisa 45 Centimeter," ujar Fahmi.
Tembok bangunan yang menutup akses jalan itu adalah milik Nasikun. Rumah yang berprofesi sebagai Kepala SD di Larangan ini berada di mulut jalan masuk lorong. Baca: 360 Sekuriti Bandara Ngurah Rai Terancam Diputus Kontrak Gegara Tato dan Tindik.
Lahan yang selama ini dijadikan akses jalan oleh warga adalah milik pribadi. Lahan seluas 4,5 x 8 meter itu, kini sedang dibangun rumah untuk anaknya.
Lihat Juga :