Tolak Operasi Kapal Isap, Ratusan Nelayan Tebar Jala di Kantor PT Timah
Selasa, 23 November 2021 - 06:30 WIB
Aksi digelar menuntut PT Timah untuk menghentikan operasi KIP, sebab KIP dinilai membunuh mata pencaharian nelayan dan merusak ekosistem laut.
Selain itu, nelayan menutut pihak terkait mencabut Surat Perintah Kerja (SPK) KIP di Teluk Kelabat Dalam dan menolak perpanjangan IUP KIP sampai Mei 2022. Baca juga: PT. Timah Laksanakan Vaksinasi Massal dan Bagikan 300 Paket Sembako
"Menurut informasi, ada sekitar 15 KIP. Di situ mereka bekerja siang malam di wilayah tangkap nelayan 12 desa itu. Dampaknya ke hasil tangkapan ikan kami. Yang biasanya semalam kami bisa dapat Rp500.000 sekarang tinggal Rp100.000," ujar Maryono.
Selain itu, nelayan menutut pihak terkait mencabut Surat Perintah Kerja (SPK) KIP di Teluk Kelabat Dalam dan menolak perpanjangan IUP KIP sampai Mei 2022. Baca juga: PT. Timah Laksanakan Vaksinasi Massal dan Bagikan 300 Paket Sembako
"Menurut informasi, ada sekitar 15 KIP. Di situ mereka bekerja siang malam di wilayah tangkap nelayan 12 desa itu. Dampaknya ke hasil tangkapan ikan kami. Yang biasanya semalam kami bisa dapat Rp500.000 sekarang tinggal Rp100.000," ujar Maryono.
(don)
Lihat Juga :