Armada Truk Sampah di KBB Minim, Pengangkutan Baru Jangkau 10 Kecamatan
Sabtu, 20 November 2021 - 09:11 WIB
Selain kekurangan armada, truk pengangkut sampah milik UPT Kebersihan KBB yang saat ini masih bisa digunakan juga sudah banyak yang kondisinya kurang baik. Pasalnya karena truk tersebut sudah tua karena warisan aset dari Kabupaten Bandung saat pemekaran tahun 2007 lalu.
"Armada yang tua-tua akan dihapuskan karena untuk diperbaiki costnya mahal. Sementara dalam sehari pelayanan ritase buangan sampah dari KBB mencapai 50 ritase," terangnya. Baca juga: Evolusi Perilaku Manusia Diperlukan untuk Atasi Masalah Sampah Plastik di Indonesia
Nurjaman mengatakan, pelayanan pengangkutan sampah yang baru bisa dilakukan saat ini hanya di 10 kecamatan. Sedangkan untuk 6 kecamatan lain terutama di daerah selatan belum terlayani. Produksi sampah dari 10 kecamatan tersebut, mencapai 150 ton/hari. Jika ditambah dengan wilayah lain yang belum terlayani bisa mencapai 650 ton/hari.
Untuk mengatasi kekurangan truk pengangkut sampah ini, pihaknya sudah mengajukan penambahan armada truk pada tahun depan dengan jumlah 8 unit. Namun hal itu belum tentu disetujui karena harus melihat ketersediaan anggaran yang ada, mengingat harga unit truk sampah cukup mahal.
"Kita mengajukan penambahan 8 truk, tapi apakah nanti akan disetujui semua atau hanya beberapa unit belum tahu. Semoga saja jadi prioritas, karena ini untuk melayani masyarakat," pungkasnya.
"Armada yang tua-tua akan dihapuskan karena untuk diperbaiki costnya mahal. Sementara dalam sehari pelayanan ritase buangan sampah dari KBB mencapai 50 ritase," terangnya. Baca juga: Evolusi Perilaku Manusia Diperlukan untuk Atasi Masalah Sampah Plastik di Indonesia
Nurjaman mengatakan, pelayanan pengangkutan sampah yang baru bisa dilakukan saat ini hanya di 10 kecamatan. Sedangkan untuk 6 kecamatan lain terutama di daerah selatan belum terlayani. Produksi sampah dari 10 kecamatan tersebut, mencapai 150 ton/hari. Jika ditambah dengan wilayah lain yang belum terlayani bisa mencapai 650 ton/hari.
Untuk mengatasi kekurangan truk pengangkut sampah ini, pihaknya sudah mengajukan penambahan armada truk pada tahun depan dengan jumlah 8 unit. Namun hal itu belum tentu disetujui karena harus melihat ketersediaan anggaran yang ada, mengingat harga unit truk sampah cukup mahal.
"Kita mengajukan penambahan 8 truk, tapi apakah nanti akan disetujui semua atau hanya beberapa unit belum tahu. Semoga saja jadi prioritas, karena ini untuk melayani masyarakat," pungkasnya.
(don)
Lihat Juga :