TNI Siap Bantu Pemkab Luwu Utara Mencari Sasaran Vaksinasi
Kamis, 18 November 2021 - 08:03 WIB
“Kenapa kita masih berada pada zona oranye, sementara beberapa kecamatan sudah zona kuning dan hijau, ini karena persoalan target vaksinasi kita yang belum tercapai,” kata Armiadi.
Baca Juga: Tim Relawan PSC 119 Akan Dibentuk di Tiap Perangkat Daerah Luwu Utara
Untuk itu, kata dia, Pemda Luwu Utara terus berupaya menggenjot pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan menerapkan strategi jemput bola seperti yang sering diinstruksikan Bupati Luwu Utara pada berbagai kesempatan.
“Kita berharap para Camat sebagai simpul koordinasi agar betul-betul memperhatikan target vaksinasi kita. Nah, inilah kenapa kita melaksanakan rapat hari ini bersama TNI,” jelasnya.
Armiadi mengatakan, vaksinasi COVID-19 saat ini menjadi sangat penting guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 gelombang ketiga menjelang natal dan tahun baru. “Kenapa sampai saat ini kita masih saja bicara vaksinasi, karena ini adalah salah satu upaya kita menekan terjadinya gelombang ketiga COVID-19 ," katanya.
"Jangan sampai ini terjadi. Itulah kenapa pemerintah menargetkan vaksinasi minimal 40% untuk bisa turun level PPKM,” tandasnya. Rapat ini juga dihadiri Asisten II Eka Rusli dan Kadis Kesehatan Marhani Katma.
Baca Juga: Tim Relawan PSC 119 Akan Dibentuk di Tiap Perangkat Daerah Luwu Utara
Untuk itu, kata dia, Pemda Luwu Utara terus berupaya menggenjot pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan menerapkan strategi jemput bola seperti yang sering diinstruksikan Bupati Luwu Utara pada berbagai kesempatan.
“Kita berharap para Camat sebagai simpul koordinasi agar betul-betul memperhatikan target vaksinasi kita. Nah, inilah kenapa kita melaksanakan rapat hari ini bersama TNI,” jelasnya.
Armiadi mengatakan, vaksinasi COVID-19 saat ini menjadi sangat penting guna mencegah terjadinya penyebaran COVID-19 gelombang ketiga menjelang natal dan tahun baru. “Kenapa sampai saat ini kita masih saja bicara vaksinasi, karena ini adalah salah satu upaya kita menekan terjadinya gelombang ketiga COVID-19 ," katanya.
"Jangan sampai ini terjadi. Itulah kenapa pemerintah menargetkan vaksinasi minimal 40% untuk bisa turun level PPKM,” tandasnya. Rapat ini juga dihadiri Asisten II Eka Rusli dan Kadis Kesehatan Marhani Katma.
(agn)
Lihat Juga :