Viral di Medsos, Beras BPNT Diprotes Warga karena Kualitas Buruk
Jum'at, 12 November 2021 - 10:52 WIB
“Bahkan warga berniat mengembalikan beras itu ke pihak agen. Ada uang harus sesuai barang. Mintanya warga begitu, kemarin kondisinya (beras) buruk, makanya warga pada protes, pokoknya nanti warga mintanya lebih baik lagi ke depan,” ujar Andri, Jumat (12/11/2021).
Camat Soko, Sudarto membenarkan bahwa pembagian beras bansos BPNT itu tidak sesuai aturan, karena belum ada perintah dari kabupaten.“Selain itu, beras mestinya dibeli dari suplier oleh agen, namun agen di desa Tluwe itu justru membagikan berasnya sendiri, dan bukan beras yang diberikan dari suplier,” kata Camat Soko.
Biasanya, lanjut camat, pembagian beras BPNT melalui pengecekan dan pengawasan oleh pihak kecamatan. Namun, kali ini agen membagikannya tidak melalui pengecekan oleh pihaknya. Baca juga: Yayasan Faiz Al Baqaroh Bagikan 250 Paket Sembako di Kedoya Selatan Jakarta Barat
“Untuk bulan ini, beras ini harus melalui supliyer, belum ada perintah dari kabupaten, agen sudah memberikan kepada KPM (kelompok penerima manfaat). Pembagian tidak melalui pemeriksaan dari kami. Kami sudah melakukan pengecekan,” tutupnya.
Camat Soko, Sudarto membenarkan bahwa pembagian beras bansos BPNT itu tidak sesuai aturan, karena belum ada perintah dari kabupaten.“Selain itu, beras mestinya dibeli dari suplier oleh agen, namun agen di desa Tluwe itu justru membagikan berasnya sendiri, dan bukan beras yang diberikan dari suplier,” kata Camat Soko.
Biasanya, lanjut camat, pembagian beras BPNT melalui pengecekan dan pengawasan oleh pihak kecamatan. Namun, kali ini agen membagikannya tidak melalui pengecekan oleh pihaknya. Baca juga: Yayasan Faiz Al Baqaroh Bagikan 250 Paket Sembako di Kedoya Selatan Jakarta Barat
“Untuk bulan ini, beras ini harus melalui supliyer, belum ada perintah dari kabupaten, agen sudah memberikan kepada KPM (kelompok penerima manfaat). Pembagian tidak melalui pemeriksaan dari kami. Kami sudah melakukan pengecekan,” tutupnya.
(don)
Lihat Juga :