Antisipasi Lonjakan Covid-19, Pemkot Bogor Perketat Prokes Jelang Libur Akhir Tahun
Selasa, 09 November 2021 - 02:30 WIB
Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, 4 Juta Orang Diperkirakan Keluar Masuk Jabodetabek
Menurutnya, pada PPKM level 1 ini memang jumlah pengunjung ke tempat wisata sudah bisa mencapai 75%. Tetapi, untuk di Kota Bogor jumlah objek wisata tidak begitu banyak dan hanya lokasi transit warga Jakarta yang berwisata ke Kabupaten Bogor atau ke Cianjur.
"Harus ketat di prokesnya termasuk di aplikasi Peduli Lindungi bisa kita terapkan lagi di tempat umum, fasilitas umum, tempat wisata, pusat perbelanjaan. Ini salah satu upaya membatasi masyarakat yang belum vaksin agar tidak berkeliaran," tuturnya.
Di sisi lain, tambah Roby, untuk opsi pemberlakuan kendaraan ganjil genap belum ada. Yang pasti, Pemerintah Kota Bogor bersama Forkopimda akan mengeluarkan instrumen berupa surat edaran kepada pelaku usaha dan masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan menghadapi libur akhir tahun. "Jadi nanti ada rapat lanjutan lagi membahas ini," tutup Roby.
Menurutnya, pada PPKM level 1 ini memang jumlah pengunjung ke tempat wisata sudah bisa mencapai 75%. Tetapi, untuk di Kota Bogor jumlah objek wisata tidak begitu banyak dan hanya lokasi transit warga Jakarta yang berwisata ke Kabupaten Bogor atau ke Cianjur.
"Harus ketat di prokesnya termasuk di aplikasi Peduli Lindungi bisa kita terapkan lagi di tempat umum, fasilitas umum, tempat wisata, pusat perbelanjaan. Ini salah satu upaya membatasi masyarakat yang belum vaksin agar tidak berkeliaran," tuturnya.
Di sisi lain, tambah Roby, untuk opsi pemberlakuan kendaraan ganjil genap belum ada. Yang pasti, Pemerintah Kota Bogor bersama Forkopimda akan mengeluarkan instrumen berupa surat edaran kepada pelaku usaha dan masyarakat tentang pentingnya protokol kesehatan menghadapi libur akhir tahun. "Jadi nanti ada rapat lanjutan lagi membahas ini," tutup Roby.
(cip)
Lihat Juga :