Menara Syahbandar, Menolak Punah Meski Dikepung Derap Pembangunan (2-Tamat)

Minggu, 07 November 2021 - 05:37 WIB
Kini, Menara Syahbandar tak lagi menjadi gedung tertinggi di Jakarta. Deru pembangunan di Kota Jakarta membuatnya tak bisa lagi bertatapan langsung dengan Pelabuhan Sunda Kelapa. Ia terhimpit berbagai gedung yang menjulang tinggi. Tetapi sosoknya tetap menolak sirna dari ingatan warga Jakarta dan rakyat Indonesia. Ia masih tegak berdiri, kokoh di tengah hingar-bingar dan angkuh kota metropolitan.

baca juga: Anies Ceritakan 76 Tahun Lalu Separuh Warga Jakarta Pernah Berkumpul di Monas

Seyogianya pamor Menara Syahbandar dipoles ulang dan diangkat kembali oleh pemerintah pusat dalam hal ini Kemendikbud dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Agar ia bisa bersaing atau paling tidak setara dengan titik nol kilometer kota-kota lain yang mendapat perhatian dan kunjungan dari para wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Ini agar ia tak kalah tenar oleh Tugu Monas dan kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat, yang disebut-sebut telah mengakuisisi posisi titik nol Jakarta terhitung sejak sekitar 1980-an (Permana dkk, 2011: h. 1-5). Meski sampai saat ini, belum tampak dokumen resmi yang dipublikasikan pemerintah kepada publik terkait akuisisi tersebut.



Petugas mengecek penjara bawah tanah

di bawah gedung utama Menara Syahbandar.

Foto: Sabir Laluhu

Pemprov DKI Jakarta bisa memugar kembali area Menara Syahbandar disusul dengan promosi secara digital kepada khalayak, guna memantik daya tarik dan kedatangan calon pengunjung. Selain itu, Pemprov DKI bisa memulai penelitian lanjutan untuk menemukan bukti keberadaan pasti terowongan bawah tanah yang konon berada di area menara. Apalagi, tercatat bahwa pemugaran terakhir dilakukan Pemprov DKI Jakarta saat masih di bawah komando Ali Sadikin.
(ymn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!