Kisah Batu Penggiling di Kampung Penggilingan, Konon Berbau Mistis

Sabtu, 06 November 2021 - 16:30 WIB
Di rumah Saudi tinggal, terdapat sebuah batu penggiling tebu yang difungsikan sebagai meja nongkrong. Batu tersebut memiliki diameter 60 sentimeter dan tinggi 60 sentimeter.

"Semenjak saya lahir batu ini sudah ada. Ini dulu disimpan sama kakek saya, usai kakek saya meninggal batu ini saya bawa. Setahu saya batu ini dulunya gilingan tebu," imbuhnya.

Akibat memiliki bau, dia bahkan setiap Kamis malam kerap melihat bayangan sang kakek yang duduk di atas batu penggiling tebu itu.

"Karena yang punya memang kakek, kadang duduk di sini (batu penggiling tebu) orangnya, kakek saya. Mungkin dia mau kontrol saya, alhamdulillah. Malam jumat sering ke sini," tuturnya.

Agus Sayuti, Ketua RT 10/RW 07 Penggilingan menceritakan, pernah ada seorang warga yang meninggal karena mengubur sebuah batu penggiling tebu. Baca juga: Kisah Mistis Calon Arang dan Asal Muasal Leak Bali
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!