Banyak EWS Dirusak Warga, BMKG Pastikan Bukan Alat Deteksi Gempa dan Tsunami
Jum'at, 05 November 2021 - 06:24 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandung memastikan semua alat early warning system (EWS) gempa dan tsunami berfungsi dengan baik dan dalam keadaan aktif. Dok/SINDOnews
BANDUNG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Bandung memastikan semua alat early warning system (EWS) gempa dan tsunami berfungsi dengan baik dan dalam keadaan aktif.
"Tidak ada peralatan EWS kami yang tidak aktif. Semua dalam keadaan on (menyala)," kata Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu atau Ayu, di Bandung, Kamis (4/11/2021).
Hal itu disampaikan Teguh menanggapi adanya beberapa alat EWS pendeteksi pergerakan tanah milik BPBD Tasikmalaya yang dirusak warga. Warga menilai, alat tersebut menggangu karena sering mengeluarkan suara sirine.
Lebih lanjut Ayu mengatakan, pihaknya memiliki alat yang berfungsi monitor setiap EWS mendeteksi gempa bumi dan tsunami. Sehingga jika ada alat yang tidak aktif, pihaknya langsung menindaklanjutinya.
"Tidak ada peralatan EWS kami yang tidak aktif. Semua dalam keadaan on (menyala)," kata Kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu atau Ayu, di Bandung, Kamis (4/11/2021).
Hal itu disampaikan Teguh menanggapi adanya beberapa alat EWS pendeteksi pergerakan tanah milik BPBD Tasikmalaya yang dirusak warga. Warga menilai, alat tersebut menggangu karena sering mengeluarkan suara sirine.
Lebih lanjut Ayu mengatakan, pihaknya memiliki alat yang berfungsi monitor setiap EWS mendeteksi gempa bumi dan tsunami. Sehingga jika ada alat yang tidak aktif, pihaknya langsung menindaklanjutinya.
Lihat Juga :