Rapid Test Massal 11 ASN Sleman Reaktif Corona

Kamis, 04 Juni 2020 - 20:02 WIB
Bagi petugas dekontaminasi BPBD karena sering dan bersinggungan dengan penangganan COVID-19. Bagi petugas E-KTP Disdukcapil karena berhadapan dengan banyak orang saat melaksanakan tugasnya. Bagi ASN tahap II untuk memastikan hasilnya tetap reaktif atau non reaktif.

“Bagi yang reaktif sesuai dengan protap mereka akan isolasi di asrama haji DIY dan malukan swab untuk memastikan negatif atau positif COVID-19,” paparnya.(Baca juga : Pemda DIY Mulai Siapkan Protokol New Normal )

Joko menambahkan untuk perkembangan pasien COVID-19 di Sleman, Kamis (4/6/2020) ada tidak ada penambahan pasien positif, justru ada satu pasien sembuh. Yaitu pasien COVID-19 kasus 151 jenis kelamin perempuan usai 43 tahun warga Mlati dirawat di RSA UGM. Secara akumaltif, pasien COVID-19 di Sleman ada 94 orang. Dari jumlah ini, sembuh 69 orang, 22 masih dirawat dan empat orang meninggal.

Pasien dalam pengawasan (PDP), sebanyak 665 orang, terdiri dari 94 positif, 75 proses (9 meninggal, 66 dirawat) dan 496 negarif (444 sehat, 52 meninggal). Untuk orang dalam pemantauan (ODP), 3502 orang, Dari jumlah ini 2819 orang selesai pemantauan dan 683 masih dalam proses.
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!