Ada Klaster PTM, Ganjar Minta Sekolah Tetap Jaga Prokes
Rabu, 03 November 2021 - 16:19 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar penutupan sejumlah sekolah terkait dengan adanya temuan klaster COVID-19 pada Pembelajaran Tatap Muka (PTM). (Ist)
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta agar penutupan sejumlah sekolah terkait dengan adanya temuan klaster COVID-19 pada Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kota Semarang, sesuai dengan prosedur standar.
"Iya tutup, sekolah tutup dulu dan dirawat anaknya. Dan dilakukan 'tracing' dan 'testing', pokoknya sesuai SOP-nya begitu, langsung tutup dua minggu, terus dievaluasi," kata Ganjar dalam keterangan resminya, Selasa (2/11/2021).
Ganjar menegaskan, dari temuan klaster PTM tersebut dapat diartikan mengenai pentingnya tetap menjaga protokol kesehatan dan setiap sekolah harus memiliki Satgas COVID-19 yang bertanggung jawab untuk memantau terus-menerus pelaksanaan PTM, serta melakukan evaluasi.
"Itu yang saya katakan tadi harus disiplin. Ya mereka bisa ketularan meskipun data yang masuk ke kita mereka tanpa gejala, maka SOP-nya satu pokoknya ditutup dan setiap sekolah harus punya Satgas COVID-19 yang memantau terus menerus, dan kami evaluasi pasti," ujarnya.
"Iya tutup, sekolah tutup dulu dan dirawat anaknya. Dan dilakukan 'tracing' dan 'testing', pokoknya sesuai SOP-nya begitu, langsung tutup dua minggu, terus dievaluasi," kata Ganjar dalam keterangan resminya, Selasa (2/11/2021).
Ganjar menegaskan, dari temuan klaster PTM tersebut dapat diartikan mengenai pentingnya tetap menjaga protokol kesehatan dan setiap sekolah harus memiliki Satgas COVID-19 yang bertanggung jawab untuk memantau terus-menerus pelaksanaan PTM, serta melakukan evaluasi.
"Itu yang saya katakan tadi harus disiplin. Ya mereka bisa ketularan meskipun data yang masuk ke kita mereka tanpa gejala, maka SOP-nya satu pokoknya ditutup dan setiap sekolah harus punya Satgas COVID-19 yang memantau terus menerus, dan kami evaluasi pasti," ujarnya.
Lihat Juga :