Pria Ini Curi Susu untuk Ditukar Nasi, Polisi: Harusnya Dikasih Makan, Jangan Digebukin
Kamis, 04 Juni 2020 - 17:29 WIB
Saat melewati kasir dan pintu dibuka, petugas toko langsung menegur. Terpegok mencuri, Novian pun langsung diamankan. Warga yang mengetahui aksi pencurian itu pun langsung melayangkan sejumlah pukulan dan tendangan ke tubuhnya. Novian yang kelaparan langsung jatuh tersungkur, dan badannya tampak semakin lemas.
"Jadi tunawisma. Dia lapar masuk ke minimarket, nyolong susu, sudah gitu aja. Tinggalnya sehari-hari di kolong jembatan, dia berpindah-pindah. Sempat dikeroyok massa, ada bekas-bekas memar. Kita akhirnya melapor ke Dinas Sosial. Namanya juga gelandangan," kata Iptu Erwin.
Saat diajak bicara, Novian masih nyambung. Tidak ada gejala sakit jiwa. Saat ditanya apa yang melatar belakangi aksinya tersebut, dia mengaku kepada petugas kepolisian yang membawanya karena lapar dua hari belum makan. Saat petugas memberinya makan, Novian pun tampak sangat lahap memakan. Hingga membuat polisi saat itu sangat iba. (Baca juga: Polda Metro Jaya Batasi Permohonan Perpanjangan SIM)
"Nyambung diajak ngomong. Dia belum makan, mungkin bisa lebih dari dua hari. Bukan lapar lagi, sudah kayak orang enggak makan tiga hari. Pihak keluarganya sudah dikasih tahu. Katanya mau dijemput. Kayaknya, dia ada masalah dengan keluarganya. Jadi, dari kampungnya di Tasik dia langsung pergi menggelandang," pungkasnya.
"Jadi tunawisma. Dia lapar masuk ke minimarket, nyolong susu, sudah gitu aja. Tinggalnya sehari-hari di kolong jembatan, dia berpindah-pindah. Sempat dikeroyok massa, ada bekas-bekas memar. Kita akhirnya melapor ke Dinas Sosial. Namanya juga gelandangan," kata Iptu Erwin.
Saat diajak bicara, Novian masih nyambung. Tidak ada gejala sakit jiwa. Saat ditanya apa yang melatar belakangi aksinya tersebut, dia mengaku kepada petugas kepolisian yang membawanya karena lapar dua hari belum makan. Saat petugas memberinya makan, Novian pun tampak sangat lahap memakan. Hingga membuat polisi saat itu sangat iba. (Baca juga: Polda Metro Jaya Batasi Permohonan Perpanjangan SIM)
"Nyambung diajak ngomong. Dia belum makan, mungkin bisa lebih dari dua hari. Bukan lapar lagi, sudah kayak orang enggak makan tiga hari. Pihak keluarganya sudah dikasih tahu. Katanya mau dijemput. Kayaknya, dia ada masalah dengan keluarganya. Jadi, dari kampungnya di Tasik dia langsung pergi menggelandang," pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :