Budi Hartono Bertahan Bersama Istri dan 10 Anak di Rumah Hampir Roboh
Kamis, 04 Juni 2020 - 16:00 WIB
"Uang selama merantau ke Jakarta sudah habis untuk biaya hidup. Sisanya dikirim ke keluarga di Grobogan untuk kebutuhan sehari-hari," katanya, Kamis (4/6/2020).
Sepuluh anak Budi yang masih kecil-kecil juga memerlukan biaya sekolah. Sang istri juga tidak bekerja dan hanya mengurus anaknya yang masih kecil yang berusia sembilan bulan. Sebelum COVID-19 datang, sang istri terkadang mendapatkan tawaran dari tetangga untuk menjadi buruh cuci, tapi kini sudah tidak ada sama sekali.
Kondisi rumah semakin memprihatinkan ketika hujan deras turun. Seluruh air hujan masuk dan menggenangi ruangan karena sebagian atap dapur sudah ambrol dan sebagian lagi bocor. Sesekali mantan buruh bangunan di jakarta ini mencari genteng yang masih bisa dipakai untuk menutup atap yang sudah ambrol ini.
Bahkan ketika salah satu anaknya sakit, Budi hanya bisa membiarkannya tidur di kamar karena tidak mampu untuk membeli obat. Dia berharap pemerintah memberikan memperhatian kepada keluarganya yang sangat memprihatinkan.
Sepuluh anak Budi yang masih kecil-kecil juga memerlukan biaya sekolah. Sang istri juga tidak bekerja dan hanya mengurus anaknya yang masih kecil yang berusia sembilan bulan. Sebelum COVID-19 datang, sang istri terkadang mendapatkan tawaran dari tetangga untuk menjadi buruh cuci, tapi kini sudah tidak ada sama sekali.
Kondisi rumah semakin memprihatinkan ketika hujan deras turun. Seluruh air hujan masuk dan menggenangi ruangan karena sebagian atap dapur sudah ambrol dan sebagian lagi bocor. Sesekali mantan buruh bangunan di jakarta ini mencari genteng yang masih bisa dipakai untuk menutup atap yang sudah ambrol ini.
Bahkan ketika salah satu anaknya sakit, Budi hanya bisa membiarkannya tidur di kamar karena tidak mampu untuk membeli obat. Dia berharap pemerintah memberikan memperhatian kepada keluarganya yang sangat memprihatinkan.
(abd)
Lihat Juga :