Hijaukan Pesisir, Gubernur Khofifah Gencarkan Aksi Tanam Mangrove
Jum'at, 29 Oktober 2021 - 10:25 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama sejumlah organisasi kepemudaan gencar menghijaukan kawasan pesisir dengan melakukan penanaman mangrove. Foto SINDOnews
GRESIK - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa bersama sejumlah organisasi kepemudaan gencar menghijaukan kawasan pesisir dengan melakukan penanaman mangrove, diantaranya di desa Banyu Urip, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, (28/10/2021).
Khofifah mengatakan penanaman mangrove merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Pemprov Jatim ke-76. "Selain menyelamatkan ekosistem laut, meminimalisir abrasi juga berpotensi memberikan nilai ekonomis masyarakat sekitar pantai," ujar mantan Menteri Sosial itu. Baca juga: Gubernur Khofifah Sebut MTQ XXIX di Pamekasan Jadi Momentum Jatim Bangkit
Menurutnya, ancaman global warming sedang dirasakan oleh warga dunia. Karena itu pihaknya meminta Dinas Kehutanan Pemprov Jatim agar gencar menanam mangrove sebanyak-banyaknya dan di mana saja.
“Luasan mangrove terus ditingkatan akan berdampak pada ekosistem secara jangka panjang. Selain itu, juga akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Ini bisa jadi solusi jangka panjang,” jelasnya.
Selain menyelamatkan lingkungan dari ancaman abrasi. Penanaman mangrove secara masif ini juga memiliki potensi nilai ekonomis. Seperti hutan mangrove Banyuurip, Ujungpangkah, yang kemarin ditanami gubernur.
Kepala desa Banyuurip Ikhsanul Haris, pencetus wisata Mangrove mengatakan, terdapat sebanyak 17 varian mangrove yang tumbuh subur di desanya. Baca juga: Ada Persemaian Mangrove Skala Besar di Brebes, RI Siap jadi Pusat Mangrove Dunia
Khofifah mengatakan penanaman mangrove merupakan rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Pemprov Jatim ke-76. "Selain menyelamatkan ekosistem laut, meminimalisir abrasi juga berpotensi memberikan nilai ekonomis masyarakat sekitar pantai," ujar mantan Menteri Sosial itu. Baca juga: Gubernur Khofifah Sebut MTQ XXIX di Pamekasan Jadi Momentum Jatim Bangkit
Menurutnya, ancaman global warming sedang dirasakan oleh warga dunia. Karena itu pihaknya meminta Dinas Kehutanan Pemprov Jatim agar gencar menanam mangrove sebanyak-banyaknya dan di mana saja.
“Luasan mangrove terus ditingkatan akan berdampak pada ekosistem secara jangka panjang. Selain itu, juga akan berdampak positif bagi masyarakat sekitar. Ini bisa jadi solusi jangka panjang,” jelasnya.
Selain menyelamatkan lingkungan dari ancaman abrasi. Penanaman mangrove secara masif ini juga memiliki potensi nilai ekonomis. Seperti hutan mangrove Banyuurip, Ujungpangkah, yang kemarin ditanami gubernur.
Kepala desa Banyuurip Ikhsanul Haris, pencetus wisata Mangrove mengatakan, terdapat sebanyak 17 varian mangrove yang tumbuh subur di desanya. Baca juga: Ada Persemaian Mangrove Skala Besar di Brebes, RI Siap jadi Pusat Mangrove Dunia
Lihat Juga :