Cegah Pernikahan Dini dan Perceraian, Kemenag Gandeng Pesantren di Mojokerto

Selasa, 26 Oktober 2021 - 05:09 WIB
"Kemenag tidak hanya mengurusi persoalan haji dan pendidikan, namun juga mengurusi tentang pernikahan dan perceraian sehingga dalam program Kemenang yang terkait dengan ketahanan keluarga berupaya menjangkau seluruh lapisan masyarakat dan salah satunya dengan bekerjasama dengan Ponpes Ummil Mu’minin ini," paparnya.

Baca juga: Angka Pernikahan Dini di Gresik Meningkat Tajam, MUI Lakukan Ini

Bupati Mojokerto, dr Ikfina Fahmawati menegaskan bahwa ketahanan negara adalah keluarga. Oleh karena itu perempuan harus mengerti apa itu ketahanan keluarga. "Dalam membangun ketahanan keluarga terdapat tiga unsur yang harus dipenuhi yaitu Keuletan ketangguhan, kemandirian dan kesiapan fisik mandiri," kata Ikfina.

Pengasuh Pondok Pesantren Ummil Mu'minin KH Abdillah Murtadlo Zubaidi menjelaskan bahwa pesantren bukan saja menjadi tempat menimba ilmu namun juga dapat menjadi jembatan penghubung dengan masyarakat.

"Semoga dengan digelarnya seminar ketahanan keluarga di Ponpes Ummil Mu’minin dapat menjadi ilmu yang dapat terimplementasikan di tengah masyarakat sehingga kita semua benar-benar menjadi manusia yang anfauhum linnas," ujarnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!