Banjir Bandang Rusak Bibit Tanaman, Petani di Lembang Rugi Puluhan Juta
Rabu, 20 Oktober 2021 - 20:21 WIB
Disebutkannya, bibit pohon buah yang rusak karena banjir seperti jenis jambu, jeruk, hingga mangga, yang sebenarnya sudah siap untuk dipasarkan. Akibat kondisi tersebut para petani menanggung kerugian materi yang cukup besar.
"Bibit buah ini dijual ada yang Rp60 ribu/batang sampai Rp150 ribu/batang. Kalau dikumulatifkan perkiraan kerugiannya antara Rp15-20 juta," sebutnya.
Menurutnya, peristiwa banjir ini adalah yang pertama kali terjadi di wilayahnya. Penyebabnya dikarenakan hujan deras yang diperparah dengan saluran air yang buruk. Selain menyapu pohon buah-buahan, air dan lumpur juga masuk ke rumah-rumah warga.
"Sebelumnya belum pernah, kalaupum ada kecil. Tapi sekarang parah sekali, lumpurnya juga tebal, liat saja yang masuk ke rumah-rumah, ketinggian lumpurnya antara 50-60 sentimeter," pungkasnya.
"Bibit buah ini dijual ada yang Rp60 ribu/batang sampai Rp150 ribu/batang. Kalau dikumulatifkan perkiraan kerugiannya antara Rp15-20 juta," sebutnya.
Menurutnya, peristiwa banjir ini adalah yang pertama kali terjadi di wilayahnya. Penyebabnya dikarenakan hujan deras yang diperparah dengan saluran air yang buruk. Selain menyapu pohon buah-buahan, air dan lumpur juga masuk ke rumah-rumah warga.
"Sebelumnya belum pernah, kalaupum ada kecil. Tapi sekarang parah sekali, lumpurnya juga tebal, liat saja yang masuk ke rumah-rumah, ketinggian lumpurnya antara 50-60 sentimeter," pungkasnya.
(msd)
Lihat Juga :