Ngaku Kapok, Pelajar Suka Tawuran Menangis di Makodim 0604 Karawang
Senin, 18 Oktober 2021 - 14:50 WIB
Sementara itu salah seorang siswa yang mengikuti pendidikan bela negara , Hidayattullah, mengaku kapok dan menolak mengulangi aksi tawuran yang kerap mereka lakukan usai bubar sekolah. Selama satu minggu di gembleng fisik dan mental oleh para pelatih di Makodim 0604 Karawang, telah membuka mata dan hati mereka jika tawuran hanya menimbulkan banyak masalah. "Akhirnya kita kasihan dengan orang tua," kata Hidayatullah.
Hidayatullah mengaku sejak SMP hingga SMK kelas 12, dirinya masih suka tawuran. Tapi sejak saat ini dia berjanji akan meninggalkan tawuran. "Saya tidak mau tawuran, kapok," katanya. Baca juga: 4.250 Mahasiswa Baru IPB University Ikuti Pendidikan Bela Negara
Menurut Hidayatullah, sebelumnya merasa hebat jika sudah tawuran bersama teman-teman. Dia merasa ada yang kurang jika sekolah tanpa tawuran. Namun setelah diajar bela negara, dirinya baru tahu jika sikap jagoannya itu tidak ada artinya.
"Pak ustad bilang lihat wajah orang tuamu saat tawuran. Lihat orang tua korban saat kamu menganiaya pelajar lain," katanya.
Hidayatullah mengaku sejak SMP hingga SMK kelas 12, dirinya masih suka tawuran. Tapi sejak saat ini dia berjanji akan meninggalkan tawuran. "Saya tidak mau tawuran, kapok," katanya. Baca juga: 4.250 Mahasiswa Baru IPB University Ikuti Pendidikan Bela Negara
Menurut Hidayatullah, sebelumnya merasa hebat jika sudah tawuran bersama teman-teman. Dia merasa ada yang kurang jika sekolah tanpa tawuran. Namun setelah diajar bela negara, dirinya baru tahu jika sikap jagoannya itu tidak ada artinya.
"Pak ustad bilang lihat wajah orang tuamu saat tawuran. Lihat orang tua korban saat kamu menganiaya pelajar lain," katanya.
(don)
Lihat Juga :