Pencari Brondolan Sawit Ditemukan Tewas Mengapung di Kolam
Rabu, 03 Juni 2020 - 14:17 WIB
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Kalau pun ada sedikit darah, menurut petugas kesehatan, akibat pembuluh darah korban pecah," ujar Kapolsek, saat dikonfirmasi SINDOnews.com.
Kapolsek menerangkan,korban ditemukan setelah sempat menghilang sebelum kejadian. Usai bekerja, biasanya, korban pulang sekitar pukul 18.00 sore. (BACA JUGA: Mayat dengan Luka Tusuk Ditemukan di Depan Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Karo)
Karena merasa khawatir, tetangga korban melakukan pencarian ke tempat-tempat biasa korban bekerja. Warga, bahkan sempat menyelam ke dalam kolam pada proses pencarian menemukan korban. "Tapipencarian gagal, sampai akhirnya ditemukan setelah mengambang," ujarnya.
Ia menambahkan, rencananya korban akan diotopsi guna penyelidikan lebih lanjut. Namun, pihak keluarga menolak karena menilai kematian korban secara wajar. "Sempat kita tawarkan untuk diotopsi. Tapi ditolak," katanya.
Saat ini, lanjutnya, pihak keluarga tengah menyiapkan proses pemakaman jenazah, untuk dimakamkan di taman pemakaman umum (TPU) setempat.
Kapolsek menerangkan,korban ditemukan setelah sempat menghilang sebelum kejadian. Usai bekerja, biasanya, korban pulang sekitar pukul 18.00 sore. (BACA JUGA: Mayat dengan Luka Tusuk Ditemukan di Depan Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Karo)
Karena merasa khawatir, tetangga korban melakukan pencarian ke tempat-tempat biasa korban bekerja. Warga, bahkan sempat menyelam ke dalam kolam pada proses pencarian menemukan korban. "Tapipencarian gagal, sampai akhirnya ditemukan setelah mengambang," ujarnya.
Ia menambahkan, rencananya korban akan diotopsi guna penyelidikan lebih lanjut. Namun, pihak keluarga menolak karena menilai kematian korban secara wajar. "Sempat kita tawarkan untuk diotopsi. Tapi ditolak," katanya.
Saat ini, lanjutnya, pihak keluarga tengah menyiapkan proses pemakaman jenazah, untuk dimakamkan di taman pemakaman umum (TPU) setempat.
(vit)
Lihat Juga :