Tidak Diberi Akses Masuk, Penghuni Apartemen Mewah di Pademangan Unjuk Rasa
Minggu, 17 Oktober 2021 - 18:08 WIB
Pengelola melakukan pemblokiran dengan alasan para pemilik unit apartemen tidak membayar iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) selama 6 bulan. "Bukan kami tidak mau membayar, tapi kami menunda untuk bayar. Karena selama 6 ini kita membayar IPL tidak pernah ada laporan dari mereka (pengelola apartemen). Laporan pertanggungjawaban dan laporan keuangan tidak pernah dilakukan mereka," ujarnya.
Baca juga: Jalan Paling Macet di Jakarta, Ini Daftarnya
Indah menyebutkan, besaran iuran yang harus dibayarkan rata-rata Rp1 juta per bulan. Namun pemilik unit apartemen tidak merasakan manfaat dari iuran tersebut. Pengelola juga tiba-tiba menaikkan biaya IPL tanpa ada musyawarah dengan penghuni.
"Tolong dicatat, ini adalah apartemen mahal, bukan apartemen murah. Kami bayar IPL satu unit rata-rata Rp1 juta per bulan. Tapi pertanggungjawaban itu tidak ada. Ditambah securiti di sini hanya 29 orang, termasuk komandannya. Itu pun dibagi 3 shift," ucapnya.
Baca juga: Jalan Paling Macet di Jakarta, Ini Daftarnya
Indah menyebutkan, besaran iuran yang harus dibayarkan rata-rata Rp1 juta per bulan. Namun pemilik unit apartemen tidak merasakan manfaat dari iuran tersebut. Pengelola juga tiba-tiba menaikkan biaya IPL tanpa ada musyawarah dengan penghuni.
"Tolong dicatat, ini adalah apartemen mahal, bukan apartemen murah. Kami bayar IPL satu unit rata-rata Rp1 juta per bulan. Tapi pertanggungjawaban itu tidak ada. Ditambah securiti di sini hanya 29 orang, termasuk komandannya. Itu pun dibagi 3 shift," ucapnya.
Lihat Juga :