Tidak Diberi Akses Masuk, Penghuni Apartemen Mewah di Pademangan Unjuk Rasa
Minggu, 17 Oktober 2021 - 18:08 WIB
Aspek kebersihan dan keamanan disorot penghuni dilandasi karena selama pandemi Covid-19 pengelola mengurangi jumlah karyawan yang bekerja di apartemen.
"Bayangkan 2.300 unit hanya ada security 29 orang, itu termasuk komandannya. Kebersihan dan keamanan di sini sangat buruk, fasilitas juga sama. Di lantai 8 itu bertahun-tahun tidak pernah ada perubahan," ucapnya.
Indah menuturkan, pemblokiran akses masuk yang dilakukan pihak pengelola apartemen membuat para penghuni telantar. Imbas dari pemblokiran itu para pemilik unit apartemen kini tidur di lobi salah satu tower apartemen.
Lily, penghuni lainnya mengaku dengan adanya pemblokiran akses masuk ini mereka tidak bisa mengambil barang-barang. "Kami sebenernya tidak keberatan bayar IPL kalau sudah jadi kewajiban kami. Tapi permasalahannya hak kami tidak diberikan," pungkas Lily.
"Bayangkan 2.300 unit hanya ada security 29 orang, itu termasuk komandannya. Kebersihan dan keamanan di sini sangat buruk, fasilitas juga sama. Di lantai 8 itu bertahun-tahun tidak pernah ada perubahan," ucapnya.
Indah menuturkan, pemblokiran akses masuk yang dilakukan pihak pengelola apartemen membuat para penghuni telantar. Imbas dari pemblokiran itu para pemilik unit apartemen kini tidur di lobi salah satu tower apartemen.
Lily, penghuni lainnya mengaku dengan adanya pemblokiran akses masuk ini mereka tidak bisa mengambil barang-barang. "Kami sebenernya tidak keberatan bayar IPL kalau sudah jadi kewajiban kami. Tapi permasalahannya hak kami tidak diberikan," pungkas Lily.
(thm)
Lihat Juga :