Warga Pulau Terluar Pangkep Keluhkan Pungutan saat Sambut Kunjungan Pejabat

Sabtu, 16 Oktober 2021 - 12:42 WIB
Salah seorang Warga Pulau Sumanga, Desa Balo-Baloang, Kecamatan Liukang Tangaya, Hamnur mengungkap, pemilik rumah dimintai uang yang jumlahnya bervariasi untuk menyambut kedatangan pejabat. Dimana, kata dia, ia menyebut bahwa di Pulau Sumanga itu ada sekitar 300 rumah.

"Sudah lama seperti ini, pak wakil bupati sering berkunjung ke pulau juga, itu kami disini diminta membayar Rp5 ribu atau Rp10 ribu ada juga yang Rp 100 ribu per rumah. Saat ini lagi kunjungan Pak Bupati juga dipungut lagi pembayaran, bahkan di rumah saya juga begitu ada yang datang memang meminta uang," bebernya.

Lebih lanjut, pihaknya hanya menyayangkan kejadian seperti ini yang terus berulang tiap lawatan dinas pejabat Pemkab Pangkep.

"Kasian warga di Pulau Sumanga, terlalu cintanya kepada bapak bupati, dia rela diipungutin biayanya per rumah, walapun tanpa bantuan dari aparat desa, paling sedihnya lagi yang kurang mampu juga tetap ditagih," paparnya.

Pihaknya mengaku, pungutan itu disebut untuk membiayai konsumsi rombongan pejabat yang datang berkunjung ke pulau tersebut. "Ini untuk konsumsinya kalau mereka datang, baik wakil b upati, maupun pak bupati itu dipakai uang warga," jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!