Puluhan Desa di Kabupaten Semarang Dinyatakan Rawan Longsor dan Banjir

Kamis, 14 Oktober 2021 - 10:47 WIB
Kemudian, desa yang dipetakan rawan bencana tanah longsor yaitu Mluweh, Kecamatan Ungaran Timur; Lerep, Nyatnyono, Kalisidi, Kecamatan Ungaran Barat; Munding, Bergas; Kandangan, Bawen; Penawangan, Pringapus; Banyukuning dan Sidomukti, Bandungan; Candigaron, Keseneng, Pledokan dan Trayu, Sumowono; Pasekan, Ambarawa; Sepakung, Gedong, Kemambang, Tegaron, Banyubiru, Wirogomo, Kecamatan Banyubiru; Gemawang, Gondorio, Brongkol, Rejosari, Kecamatan Jambu; Batur, Nogosaren, Tajuk, Kecamatan Getasan dan Desa Kedungringin, Kecamatan Suruh.

Guna kesiapsiagaan jika sewaktu-waktu terjadi bencana alam, kata Heru, BPBD Kabupaten Semarang telah menyiapkan posko terpadu. Selain itu, BPDB secara berjenjang melalui camat dan kepala desa mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan.

“Imbauan sudah kami sampaikan melalui camat, terutama ditujukan bagi warga yang tinggal di daerah rawan bencana. Kami juga sudah menyiapkan posko terpadu,” terangnya. Baca juga: Sinergi BNPB Bersama BPBD, Tebar 500 Ribu Masker di Penjuru Provinsi Sulut

Menurutnya, BPBD juga sudah menyiapkan SDM internal dan berkoordinasi dengan sukarelawan SAR lintas komunitas untuk membantu tim reaksi cepat (TRC). "Kami mengimbau masyarakat, apabila terjadi bencana segera melaporkan informasi awal kejadian ke Posko BPBD Kabupaten Semarang. Sehingga TRC dan potensi SAR yang siaga bisa cepat menuju lokasi kejadian," pungkasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!