Badai Matahari Landa Jawa Barat pada 27 September, Penyebab Listrik Pantura Padam?

Minggu, 10 Oktober 2021 - 11:24 WIB
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya aktivitas badai matahari (badai geomagnet) skala rendah pada 27 September 2021 di wilayah Jawa Barat. Ilustrasi/SINDOnews
BANDUNG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat adanya aktivitas badai matahari (badai geomagnet) skala rendah pada 27 September 2021 di wilayah Jawa Barat. Badai matahari tersebut menjadi pertanyaan banyak pihak terkait dugaan penyebab blackout listrik di wilayah Pantura Jabar.

Laporan BMKG mencatat, adanya badai geomagnet skala lemah dengan index 31,875. Angka tersebut tercatat menjadi yang tertinggi sepanjang bulan September 2021, bahkan dalam beberapa bulan terakhir. Selama ini, index badai magnetik Jawa Barat pada skala tenang atau di bawah 30.



"Berdasarkan hasil pengolahan nilai indeks K dan Indeks A pada data medan magnet bumi di Stasiun Magnet Bumi Pelabuhan Ratu, nilai indeks K tertinggi pada bulan September 2021 adalah skala 5 dan nilai Indeks A tertinggi adalah 31.9 pada 27 September 2021," jelas kepala BMKG Stasiun Bandung Teguh Rahayu.

Badai geomagnet atau badai matahari adalah gangguan di magnetosfer bumi yang disebabkan oleh interaksi antara angin matahari-aliran partikel berenergi yang mengalir keluar dari matahari melalui tata surya dengan medan magnet bumi. Badai ini bisa menyebabkan gangguan perangkat elektronik, listrik, radio, dan lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!