RSUD Cikalongwetan Antisipasi Lonjakan COVID-19 saat New Normal
Selasa, 02 Juni 2020 - 19:59 WIB
"Ini tidak terlambat meski sudah new normal. Kami tetap harus antisipasi karena bisa saja penambahan kasus kembali terjadi di masa new normal, walaupun harapan kami itu tidak terjadi," tuturnya.
(Baca: Bayar Rp10.000 Minta Full Tank, Gerombolan Pelajar Mabuk Aniaya Petugas SPBU)
Wakil Ketua Komisi IV DPRD KBB yang juga anggota Panja COVID-19 DPRD Kabupaten Bandung Barat Amung Ma'mur menilai, secara fisik, kelengkapan fasilitas serta tenaga medis, ruang isolasi pasien COVID-19 di RSUD Cikalongwetan sangat representatif.
Hanya, dia menilai agak terlambat karena fokus pemerintah sudah beralih ke bagaimana menyiapkan prosedur dalam menghadapi new normal.
"Tapi usahanya kami apresiasi. Ini bisa sebagai antisipasi dan upaya preventif jika sewaktu-waktu pasien COVID-19 kembali naik. Tapi kami ingin warga KBB semua sehat dan tidak ada pasien yang masuk dan dirawat di isolasi COVID-19," sebutnya.
(Baca: Bayar Rp10.000 Minta Full Tank, Gerombolan Pelajar Mabuk Aniaya Petugas SPBU)
Wakil Ketua Komisi IV DPRD KBB yang juga anggota Panja COVID-19 DPRD Kabupaten Bandung Barat Amung Ma'mur menilai, secara fisik, kelengkapan fasilitas serta tenaga medis, ruang isolasi pasien COVID-19 di RSUD Cikalongwetan sangat representatif.
Hanya, dia menilai agak terlambat karena fokus pemerintah sudah beralih ke bagaimana menyiapkan prosedur dalam menghadapi new normal.
"Tapi usahanya kami apresiasi. Ini bisa sebagai antisipasi dan upaya preventif jika sewaktu-waktu pasien COVID-19 kembali naik. Tapi kami ingin warga KBB semua sehat dan tidak ada pasien yang masuk dan dirawat di isolasi COVID-19," sebutnya.
(muh)
Lihat Juga :