Buntut Penyerangan Pelajar hingga Tewas, Belajar Tatap Muka 2 SMA di Bogor Ditunda

Jum'at, 08 Oktober 2021 - 21:50 WIB
Pihaknya juga masih fokus mengurus SMA lainnya agar PTM bisa tetap berlanjut. Dengan kejadian ini, tidak berdampak terhadap sekolah tingkat SMA lainnya di Kota Bogor.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnono Condro mengatakan, ke depan pihaknya akan lebih mengawasi lokasi-lokasi yang dijadikan titik berkumpul para pelajar di luar sekolah. "Ini bukan hanya tanggung jawab sekolah. Ada orang tua, ada lingkungan, dan semuanya. Sehingga kalau ditanya tempat tongkrongan semuanya, semua tempat bisa menjadi tempat tongkrongan. Tidak hanya tempatnya warung, bisa di taman, bisa di mana-mana," ujarnya.

Baca juga: Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Sertu Yohan Lopo, Pelaku Jalani 19 Adegan di Polrestro Depok

Dia meminta masyarakat tidak menstigma bahwa dua sekolah tersebut tidak baik. Karena, bagaimana pun mereka yang terlibat dalam aksi penyerangan hanya oknum.

Diketahui, remaja berinisial RMP yang merupakan pelajar SMA 7 tewas usai diserang pelajar lainnya di Jalan Palupuh, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Rabu 6 Oktober 2021 malam. Tak butuh waktu lama, polisi berhasil menangkap dua pelaku penyerangan yakni RA (18) dan ML (17). Pelaku utama RA nekat menyerang korban dengan senjata tajam karena memiliki dendam pribadi.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!