Target Meleset, Warga Jabar yang Isi Sensus Online Hanya 9,2 Juta

Selasa, 02 Juni 2020 - 18:05 WIB
"Mekanisme sensus offline juga akan diubah. Kami mengandalkan aparatur kewilayahan seperti pengurus RT. Ini juga berkaitan dengan anggaran sensus yang dipotong sampai 50% dan dialihkan ke penanganan COVID-19," beber dia.

(Baca: Hingga Maret Sensus Online Baru Capai 37,69% Penduduk Majalengka)

Selain pengurus RT, BPS juga melakukan pendataan melalui Dinas Kependudukan, kendati data yang diperoleh perlu pendataan lanjutan untuk mengetahui profil lebih dalam terkait penduduk Indonesia.

"COVID-19 sudah mengajarkan kita banyak, bahwa data dan identias kependudukan sangat penting. Mudah-mudahan sensus penduduk ini memberi manfaat untuk pendataan kesehatan, ekonomi, dan lainnya," imbuh dia. arif budianto
(muh)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!