200 Jenazah Dipindahkan, Makam Dibongkar untuk Ruang Terbuka Hijau

Selasa, 05 Oktober 2021 - 23:18 WIB
Penggalian 200 jenazah di tanah wakaf makam Maladas, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, akhirnya rampung. Ilustrasi/SINDOnews
TANGERANG - Penggalian 200 jenazah di tanah wakaf makam Maladas, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, akhirnya rampung. Penggalian dilakukan selama tiga hari oleh para ahli waris dan jenazah yang telah dimakamkan puluhan tahun diangkat satu per satu.

Selanjutnya, jenazah-jenazah itu dibaringkan di atas tikar dan dikafani ulang untuk dimakamkan kembali ke lahan wakaf yang lebih luas. Satu per satu, para ahli waris membopong jenazah untuk dimakamkan kembali. (Baca juga; Pemakaman Korban COVID-19 Longsor, 25 Jasad Dipindah ke Makam Lain )



Ratusan jenazah yang dibongkar makamnya, dikafani kembali dengan kain putih, dan dimakamkan kembali di tempat yang baru memberikan pemandangan bikin bulu kuduk meremang. Apalagi ketika jenazah itu satu per satu digotong langsung dengan tangan oleh ahli waris untuk dimakamkan kembali, cukup menguras emosi.

Camat Pagedangan HA Zaenudin mengatakan, tidak ada target untuk mengosongkan area makam tersebut dari pihak pengembang. Apalagi, area itu dikosongkan untuk dijadikan lahan hijau dan bukan untuk perumahan.

"Tidak ada target, kalau BSD masih lama bangunnya. Kalau BSD juga mungkin untuk jalan atau ruang terbuka hijau. Kalau untuk rumah nggak mungkin yah," kata Zaenudin, kepada SINDOnews, Selasa (5/10/2021).

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!