Viani Limardi, Teman Jokowi yang Dianggap Berulah oleh DPP PSI
Rabu, 29 September 2021 - 06:18 WIB
Dia getol menyuarakan permasalahan HAM, perempuan, minoritas, lingkungan, maupun ketidakadilan masyarakat. Viani juga memiliki pengalaman dalam mengajukan uji materi (Judicial Review) terhadap peraturan perundang-undangan di Mahkamah Konstitusi (MK).
Selain dituduh menggelembungkan dana reses, Viani juga pernah disorot lantaran marah-marah kepada polisi yang menilangnya karena melanggar aturan ganjil genap.
Baca juga: Dipecat DPP PSI, Viani Limardi Ngaku Belum Terima Surat Resmi
Menanggapi tuduhan itu, Viani menegaskan dirinya tidak akan tinggal diam. "Saya akan melawan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan," ujarnya, Selasa (28/9/2021).
Selama ini dia tidak diberikan kesempatan untuk meluruskan oleh pengurus partai. Dia mencontohkan saat dirinya terlibat adu mulut dengan petugas yang berjaga saat kebijakan ganjil genap dimulai. "Selama ini saya dilarang bicara, bahkan tidak diberikan kesempatan untuk klarifikasi seperti contohnya pada kejadian ganjil genap lalu yang mengatakan bahwa saya ribut dengan petugas. Anehnya, saya harus minta maaf untuk sesuatu yang menurut saya benar dan tidak saya lakukan," ungkap Viani.
Selain dituduh menggelembungkan dana reses, Viani juga pernah disorot lantaran marah-marah kepada polisi yang menilangnya karena melanggar aturan ganjil genap.
Baca juga: Dipecat DPP PSI, Viani Limardi Ngaku Belum Terima Surat Resmi
Menanggapi tuduhan itu, Viani menegaskan dirinya tidak akan tinggal diam. "Saya akan melawan dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan," ujarnya, Selasa (28/9/2021).
Selama ini dia tidak diberikan kesempatan untuk meluruskan oleh pengurus partai. Dia mencontohkan saat dirinya terlibat adu mulut dengan petugas yang berjaga saat kebijakan ganjil genap dimulai. "Selama ini saya dilarang bicara, bahkan tidak diberikan kesempatan untuk klarifikasi seperti contohnya pada kejadian ganjil genap lalu yang mengatakan bahwa saya ribut dengan petugas. Anehnya, saya harus minta maaf untuk sesuatu yang menurut saya benar dan tidak saya lakukan," ungkap Viani.
(jon)
Lihat Juga :