Angka Kasus Positif COVID-19 di Kabupaten Majalengka Tambah 1 Orang
Senin, 01 Juni 2020 - 22:43 WIB
Mengetahui hasil itu, ujar dia, tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Kabupaten Majalengka berinisiatif melakukan pemeriksaan menggunakan swab atau tes polymerase chain reaction (PCR) bekerjasama dengan Laboratorim COVID 19 Fakultas Kedokteran Universitas Gunung Djati Cirebon.
"Tadi sore baru keluar, hasil pemeriksaan dianogsis COVID-19, yang bersangkutan (sang sopir bus) terkonfirmasi positif (terinfeksi virus Corona)," ujar dia. (BACA JUGA: Kabupaten Sumedang Terapkan New Normal, Polisi Siapkan 25 Pos Pemantauan )
Setelah hasil PCR keluar, tutur Ali, sang sopir bus langsung diisolasi ke RSUD Majalengka. "Keluarganya besok kami langsung periksa melalui PCR, tidak lagi rapid test. Ada sekitar 5 orang yang akan periksa, di antaranya istri, anak, saudara dan yang pernah kontak langsung dengan pasien positif tersebut," tutur Ali.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Keperawatan RSUD Majalengka dr Erni Hareni mengungkapkan, kondisi sopir bus yang positif Corona, saat ini cukup baik.
"Kondisi pasien hingga saat ini relatif baik. Besok kami akan lalukan PCR kedua,bersama pasien dalam pengawasan (PDP) lain untuk pengambilan spesimen di laboratorium PCR," kata Erni.
"Tadi sore baru keluar, hasil pemeriksaan dianogsis COVID-19, yang bersangkutan (sang sopir bus) terkonfirmasi positif (terinfeksi virus Corona)," ujar dia. (BACA JUGA: Kabupaten Sumedang Terapkan New Normal, Polisi Siapkan 25 Pos Pemantauan )
Setelah hasil PCR keluar, tutur Ali, sang sopir bus langsung diisolasi ke RSUD Majalengka. "Keluarganya besok kami langsung periksa melalui PCR, tidak lagi rapid test. Ada sekitar 5 orang yang akan periksa, di antaranya istri, anak, saudara dan yang pernah kontak langsung dengan pasien positif tersebut," tutur Ali.
Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Keperawatan RSUD Majalengka dr Erni Hareni mengungkapkan, kondisi sopir bus yang positif Corona, saat ini cukup baik.
"Kondisi pasien hingga saat ini relatif baik. Besok kami akan lalukan PCR kedua,bersama pasien dalam pengawasan (PDP) lain untuk pengambilan spesimen di laboratorium PCR," kata Erni.
(awd)
Lihat Juga :