Peringati Hari Lahir Pancasila, Upacara Digelar Secara Online
Senin, 01 Juni 2020 - 22:08 WIB
Rasa solidaritas, gotong royong, kesetiakawanan, dan kepedulian sosial melalui berbagai aksi kemanusiaan yang merupakan pengejawantahan dari nilai-nilai Pancasila justru marak dilakukan dimana-mana oleh masyarakat. “Kegiatan yang mereka lakukan telah menunjukan kehadiran dan sekaligus menguatkan Pancasila diberbagai aktivitasnya. Harus diakui bahwa bangsa ini berdiri melalui semangat kolektivitas, senasib, dan sepenanggungan,” lanjutnya.
Sebagai Kampus Benteng Pancasila, UNS telah menunjukkan bukti nyatanya sebagai institusi pendidikan untuk berperan nyata membantu pemerintah dan masyarakat dalam menangani pandemi COVID-19. Peran nyata yang telah dilakukan UNS tersebut adalah gerakan donasi dari para dosen, tenaga kependidikan, alumni, institusi mitra, dan masyarakat melalui Gerakan UNS Peduli Covid-19. Selain itu, masih terdapat sumbangan peralatan berupa Alat Pelindung Diri (APD), hand sanitizer, masker, dan ventilator.
Pada bidang pengabdian kepada masyarakat, selama pandemi COVID-19 UNS juga menerjunkan ribuan mahasiswanya dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS COVID-19 yang sudah digelar dalam 2 tahap ke seluruh penjuru tanah air. Prof Jamal juga menyinggung posisi generasi milenial di tengah masifnya perkembangan teknologi yang dikhawatirkan dapat membawa dampak negatif apabila tidak dapat disikapi dengan bijak.
“Masifnya perkembangan teknologi informasi saat ini, yang akan membawa konsekuensi negatif jika tidak kita rawat dan jaga eksistensinya. Mereka sungguh sangat kreatif dan inovatif dengan ide-ide kebaruannya, hidup di era yang serba otomatis serta terkoneksi antara satu dengan lainya dan sangat rentan dipengaruhi,” ucapnya.(Baca juga : Empat Tenaga Kesehatan di Solo Positif COVID-19 )
Rektor menegaskan pentingnya peran kampus sebagai tempat untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam watak dan kepribadian setiap mahasiswanya. “Oleh karena itu, untuk membentengi dan meluruskan niat baik generasi milenial, maka kampus adalah tempat yang strategis untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa melalui sistem dan dinamika kekinian, yang akan menjadi bekal hidup dan keselamatan generasi milenial sebagai generasi penerus bangsa," pungkasnya.
Sebagai Kampus Benteng Pancasila, UNS telah menunjukkan bukti nyatanya sebagai institusi pendidikan untuk berperan nyata membantu pemerintah dan masyarakat dalam menangani pandemi COVID-19. Peran nyata yang telah dilakukan UNS tersebut adalah gerakan donasi dari para dosen, tenaga kependidikan, alumni, institusi mitra, dan masyarakat melalui Gerakan UNS Peduli Covid-19. Selain itu, masih terdapat sumbangan peralatan berupa Alat Pelindung Diri (APD), hand sanitizer, masker, dan ventilator.
Pada bidang pengabdian kepada masyarakat, selama pandemi COVID-19 UNS juga menerjunkan ribuan mahasiswanya dalam Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNS COVID-19 yang sudah digelar dalam 2 tahap ke seluruh penjuru tanah air. Prof Jamal juga menyinggung posisi generasi milenial di tengah masifnya perkembangan teknologi yang dikhawatirkan dapat membawa dampak negatif apabila tidak dapat disikapi dengan bijak.
“Masifnya perkembangan teknologi informasi saat ini, yang akan membawa konsekuensi negatif jika tidak kita rawat dan jaga eksistensinya. Mereka sungguh sangat kreatif dan inovatif dengan ide-ide kebaruannya, hidup di era yang serba otomatis serta terkoneksi antara satu dengan lainya dan sangat rentan dipengaruhi,” ucapnya.(Baca juga : Empat Tenaga Kesehatan di Solo Positif COVID-19 )
Rektor menegaskan pentingnya peran kampus sebagai tempat untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila ke dalam watak dan kepribadian setiap mahasiswanya. “Oleh karena itu, untuk membentengi dan meluruskan niat baik generasi milenial, maka kampus adalah tempat yang strategis untuk menanamkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa melalui sistem dan dinamika kekinian, yang akan menjadi bekal hidup dan keselamatan generasi milenial sebagai generasi penerus bangsa," pungkasnya.
(nun)
Lihat Juga :