KPAI: Fenomena Bayi Silver hanya Realita Kecil Kasus Eksploitasi Anak
Selasa, 28 September 2021 - 12:23 WIB
Banyak juga temuan KPAI para pengemis sengaja menepi di pinggir jalan dengan gerobak atau biasa disebut manusia gerobak. Mereka hanya memakirkan gerobaknya dan membawa sejumlah anggota keluarga, agar menimbulkan empati dari masyarakat.
"Belum lama saya juga melihat orang dengan berkostum karakter tertentu, seperti kelelahan, duduk di pinggir jalan yang mengundang belas kasihan, dan hal itu dilakukan berulang kali. Ada lagi para pengemis yang sengaja melewati jalan, yang sering dilewati publik figur, artis, atau orang tertentu, agar dilihat. Sebenarnya banyak cara atau modus dalam mengundang kepedulian, dengan mengemis di jalan," ungkapnya.
Masyarakat juga sering melihat anak digendong atau digandeng sambil mengamen, bahkan dicubit agar mereka menangis. Semuanya jadi modus untuk mengundang belas kasihan.
"Mungkin saja ada yang benar-benar membutuhkan belas kasih, namun bagi kita yang memberinya, sebenarnya tidak hanya cukup dengan kasihan, belas kasih dan memberi. Karena dengan memberi, berarti membiarkan mereka untuk tetap hidup di jalan" katanya.
Kata Jasra, kejahatan di jalanan realitanya memang paling sulit terawasi dan dihentikan. Banyak kasus sodomi yang dialami anak-anak jalanan. Bahkan ratusan anak jalanan telah mengalami kekerasan seksual.
"Memang belakangan manusia silver lebih diapresiasi di jalan ketimbang mengamen’atau ondel-ondel. Itu terbukti dari penghasilan mereka yang pernah terungkap. Namun sayangnya lama-kelamaan jadi pekerjaan rutin," ucapnya.
Lihat Juga :