Aneh! Pasutri di Madiun Terpapar COVID-19 Dari Kluster Berbeda
Senin, 01 Juni 2020 - 18:30 WIB
Dalam pesannya, pria berkacamata itu menulis pasien ke-5 merupakan suami pasien ke-4. Saat ditanya asal kluster pasien ke-4 dan ke-5 oleh awak media, Aflah yang sehari-hari juga menjabat Kabid Pengelolaan TIK Diskominfo Kota Madiun itu menjawab singkat. "Sampoerna Madiun," jawabnya ketika ditanya pasien positif covid-19 ke-4 di kota Madiun.
Sedangkan pasien ke-5 yang merupakan suami pasien ke-4 menurutnya masuk kluster Surabaya. "Cluster Surabaya," tulisnya.
Hal yang menarik adalah riwayat pasien ke-5. Dari data yang ditunjukan ke awak media, Suami ARPA (inisial pasien ke-4) memiliki riwayat tinggal di zona merah Surabaya. Data tersebut jelas menerangkan bahwa pasien ke-5 positif COVID-19 Kota Madiun itu bekerja swasta di Surabaya, dan sudah sebulan lebih pulang ke Madiun.
Pada tanggal 18 Mei 2020 menjalani rapid test dengan hasil non reaktif. Kemudian pada tanggal 29 Mei 2020 dilakukan swab ke-1 dengan hasil konfirmasi positif COVID-19. Test swab dilakukan setelah dua hari sebelumnya sang istri (pasien ke-4) dinyatakan positif COVID-19.
Sedangkan pasien ke-5 yang merupakan suami pasien ke-4 menurutnya masuk kluster Surabaya. "Cluster Surabaya," tulisnya.
Hal yang menarik adalah riwayat pasien ke-5. Dari data yang ditunjukan ke awak media, Suami ARPA (inisial pasien ke-4) memiliki riwayat tinggal di zona merah Surabaya. Data tersebut jelas menerangkan bahwa pasien ke-5 positif COVID-19 Kota Madiun itu bekerja swasta di Surabaya, dan sudah sebulan lebih pulang ke Madiun.
Pada tanggal 18 Mei 2020 menjalani rapid test dengan hasil non reaktif. Kemudian pada tanggal 29 Mei 2020 dilakukan swab ke-1 dengan hasil konfirmasi positif COVID-19. Test swab dilakukan setelah dua hari sebelumnya sang istri (pasien ke-4) dinyatakan positif COVID-19.
Lihat Juga :