BMKG Prediksi Bogor Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan, Begini Tanda-tandanya
Rabu, 22 September 2021 - 17:43 WIB
"Tahap berikutnya awan itu akan cepat berubah warna menjadi abu-abu atau hitam yang dikenal dengan awan Cumulonimbus (CB). Pepohonan di sekitar tempat kita berdiri, ada dahan atau ranting mulai bergoyang cepat karena embusan angin," katanya.
Lalu, udara akan mulai terasa dingin setelah terjadi fenomena tersebut. Biasanya, cuaca ekstrem diawali dengan hujan yang sangat lebat dibarengi angin puting beliung tetapi jika hujan diawali hanya gerimis, kecil kemungkinan terjadi angin kencang.
"Jika 1 sampai 3 hari tidak ada hujan pada masa pancaroba, ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun akan diikuti angin kencang baik yang masuk dalam kategori cuaca ekstrem," jelasnya.
Untuk pekan awal September ini, tambah Fatuhri, memang ada gangguan atmosfer di wilayah Indonesia sehingga curah hujan meningkat di beberapa wilayah termasuk Bogor. Jika uap air yang terkandung cukup banyak, maka curah hujan yang lebat dapat disertai angin kencang dan petir.
"Jadi berpotensi pada daerah-daerah yang dikelilingi oleh pegunungan seperti daerah Bogor seperti di Puncak dan sekitarnya. Kondisi curah hujan diperkuat oleh faktor lokal (pegunungan)," ucap Fatuhri.
Lalu, udara akan mulai terasa dingin setelah terjadi fenomena tersebut. Biasanya, cuaca ekstrem diawali dengan hujan yang sangat lebat dibarengi angin puting beliung tetapi jika hujan diawali hanya gerimis, kecil kemungkinan terjadi angin kencang.
"Jika 1 sampai 3 hari tidak ada hujan pada masa pancaroba, ada indikasi potensi hujan lebat yang pertama kali turun akan diikuti angin kencang baik yang masuk dalam kategori cuaca ekstrem," jelasnya.
Untuk pekan awal September ini, tambah Fatuhri, memang ada gangguan atmosfer di wilayah Indonesia sehingga curah hujan meningkat di beberapa wilayah termasuk Bogor. Jika uap air yang terkandung cukup banyak, maka curah hujan yang lebat dapat disertai angin kencang dan petir.
"Jadi berpotensi pada daerah-daerah yang dikelilingi oleh pegunungan seperti daerah Bogor seperti di Puncak dan sekitarnya. Kondisi curah hujan diperkuat oleh faktor lokal (pegunungan)," ucap Fatuhri.
(hab)
Lihat Juga :