DPRD Kendal Pastikan Keamanan Warga Sekitar RS Darurat Covid-19
Selasa, 21 April 2020 - 19:08 WIB
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Sugino, menjelaskan rumah sakit darurat akan siap ditempati minggu depan. Rusunawa yang dialihfungsikan untuk rumah sakit ini memiliki 5 lantai dengan kapasitas 114 kamar. Untuk lantai 3 sampai 5 diperuntukkan bagi pasien yang masih dalam kondisi sehat.
Terpisah, Ketua DPRD Kendal, H Muhammad Makmun mengatakan, pihaknya mendukung upaya pemerintah untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Dikatakan, saat ini kegiatan anggota DPRD difokuskan untuk pengawasan penanganannya di Dapil masing-masing. Bahkan dari lembaganya turut menyumbangkan anggaran untuk membantu gawe pemerintah.
“Dari anggaran Pemkab Kendal untuk penanganan Covid-19 dengan total Rp37,9 M, diantaranya refocusing anggaran dari OPD Rp11 miliar, dari sekretariat dewan Rp4 miliar. Artinya, untuk mendukung upaya pemerintah ini, beberapa kegiatan anggota dewan dipangkas untuk membantu pemerintah. Selanjutnya kami akan pastikan penangannya di lapangan benar-benar sesuai peruntukannya,” tegas Makmun.
Sebagai informasi, Pemkab Kendal menyiapkan rumah sakit darurat untuk pasien Covid-19 mengingat kapasitas rumah sakit yang ada hanya menampung 20 pasien. Jumlah ini sudah termasuk yang disediakan RSUD dan sejumlah rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Kendal.
Rumah sakit darurat akan dilengkapi dengan peralatan medis yang diperlukan untuk perawatan pasien. Seperti kursi roda, alat pengecekan suhu dan tekanan darah, alat pembantu selang infus, obat-obatan serta peralatan pendukung medis lainnya.
Terpisah, Ketua DPRD Kendal, H Muhammad Makmun mengatakan, pihaknya mendukung upaya pemerintah untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Dikatakan, saat ini kegiatan anggota DPRD difokuskan untuk pengawasan penanganannya di Dapil masing-masing. Bahkan dari lembaganya turut menyumbangkan anggaran untuk membantu gawe pemerintah.
“Dari anggaran Pemkab Kendal untuk penanganan Covid-19 dengan total Rp37,9 M, diantaranya refocusing anggaran dari OPD Rp11 miliar, dari sekretariat dewan Rp4 miliar. Artinya, untuk mendukung upaya pemerintah ini, beberapa kegiatan anggota dewan dipangkas untuk membantu pemerintah. Selanjutnya kami akan pastikan penangannya di lapangan benar-benar sesuai peruntukannya,” tegas Makmun.
Sebagai informasi, Pemkab Kendal menyiapkan rumah sakit darurat untuk pasien Covid-19 mengingat kapasitas rumah sakit yang ada hanya menampung 20 pasien. Jumlah ini sudah termasuk yang disediakan RSUD dan sejumlah rumah sakit swasta yang ada di Kabupaten Kendal.
Rumah sakit darurat akan dilengkapi dengan peralatan medis yang diperlukan untuk perawatan pasien. Seperti kursi roda, alat pengecekan suhu dan tekanan darah, alat pembantu selang infus, obat-obatan serta peralatan pendukung medis lainnya.
(nun)
Lihat Juga :