Polisi Amankan 3 Orang Pengelola Arisan Online Bodong Lewat Instagram
Kamis, 16 September 2021 - 21:30 WIB
Dia menambahkan, puluhan korban itu awalnya mendatangi Polsek Rappocini untuk difasilitasi bermediasi kepada terlapor, yakni wanita berinisial LSD. Setelah dimediasi, petugas polsek mengarahkan para korban agar melapor ke Polrestabes Makassar. "Sekarang proses terkait perkara ini dilakukan Satreskrim," ujarnya.
Jamal menyampaikan selain tiga orang itu, pihaknya juga telah mengambil keterangan dari para korban dan sejumlah saksi. "Karena ada memang berapa puluh korban ini, namun hanya beberapa dulu yang melapor. Informasi ada juga di luar Makassar, tapi yang terkonfirmasi ke penyidik itu hanya yang ada di Makassar," imbuhnya.
Dia menjelaskan, sejauh ini dari keterangan yang dikumpulkan, dugaan aktifitas bisnis bodong tersebut telah berjalan beberapa bulan. "Melalui online dengan dijanjikan akan diberikan keuntungan antara Rp1-1,5 juta per lima harinya, dengan setoran uang arisan bervariasi dari masing-masing peserta ataupun diduga korban . Kemudian yang bisa kami taksir itu Rp94 Juta, kerugiannya," tegasnya.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Akhmad Risal mengatakan, usai menerima laporan, pihaknya langsung memeriksa terlapor, wanita LSD serta pacar LSD, dan seorang admin akun media sosial arisan dan investasi. Dua orang laki-laki itu diambil keterangannya dalam kapasitas sebagai saksi.
Baca Juga: Tertipu Arisan Bodong Rp1,5 Miliar Emak-Emak Cantik Geruduk Polresta Malang Kota
Jamal menyampaikan selain tiga orang itu, pihaknya juga telah mengambil keterangan dari para korban dan sejumlah saksi. "Karena ada memang berapa puluh korban ini, namun hanya beberapa dulu yang melapor. Informasi ada juga di luar Makassar, tapi yang terkonfirmasi ke penyidik itu hanya yang ada di Makassar," imbuhnya.
Dia menjelaskan, sejauh ini dari keterangan yang dikumpulkan, dugaan aktifitas bisnis bodong tersebut telah berjalan beberapa bulan. "Melalui online dengan dijanjikan akan diberikan keuntungan antara Rp1-1,5 juta per lima harinya, dengan setoran uang arisan bervariasi dari masing-masing peserta ataupun diduga korban . Kemudian yang bisa kami taksir itu Rp94 Juta, kerugiannya," tegasnya.
Sementara itu Kanit Reskrim Polsek Rappocini Iptu Akhmad Risal mengatakan, usai menerima laporan, pihaknya langsung memeriksa terlapor, wanita LSD serta pacar LSD, dan seorang admin akun media sosial arisan dan investasi. Dua orang laki-laki itu diambil keterangannya dalam kapasitas sebagai saksi.
Baca Juga: Tertipu Arisan Bodong Rp1,5 Miliar Emak-Emak Cantik Geruduk Polresta Malang Kota
Lihat Juga :