Demonstrasi di Beverly Hills Berujung Penjarahan
Minggu, 31 Mei 2020 - 20:12 WIB
Aksi demonstrasi di Rodeo Drive dan Santa Monica Boulevard berujung kerusuhan dan penjarahan. AP Photo/Christian Monterrosa
CALIFORNIA - Aksi demonstrasi di Amerika Serikat semakin meluas, hingga kawasan elite di California, Beverly Hills. Aksi demonstrasi mengecam pembunuhan George Floyd oleh petugas polisi di Minnesota, Amerika Serikat (AS) terus meluas.
"Lebih dari 2.000 orang datang ke Beverly Hills sebagai bagian dari serangkaian demonstrasi nasional," ucap manajer informasi publik kota, Keith Sterling seperti dilansir dailynews pada Minggu (31/5/2020). (Baca juga; Demonstrasi Berujung Kerusuhan Meluas di AS, Pentagon Siagakan Militer )
Aksi demonstrasi, yang terpusat di Rodeo Drive dan Santa Monica Boulevard berujung kerusuhan dan penjarahan. Salah satu toko pakaian mewah, Alexander McQueen ikut menjadi korban penjarahan.
Sterling menuturkan, selain aksi penjarahan, para demonstran juga melakukan sejumlah aksi vandalisme, seperti mencoret-coret tembok bangunan dan merusak fasilitas publik.
Wali Kota Beverly Hills, Les Friedman menuturkan, pihaknya tengah mendata seberapa parah kerusakan yang akibat aksi vandalisme para demonstrasi tersebut. (Baca juga; Demo Rusuh 'Saya Tak Bisa Bernapas', Rusia Sebut Masalah HAM di AS Menumpuk )
"Sementara kami masih menentukan tingkat kerusakan, kami sangat sedih bahwa vandalisme terjadi di kota kami hari ini. Kami akan bekerja untuk mendukung bisnis kami bergerak maju dalam masa yang sudah sulit ini," ucapnya.
"Lebih dari 2.000 orang datang ke Beverly Hills sebagai bagian dari serangkaian demonstrasi nasional," ucap manajer informasi publik kota, Keith Sterling seperti dilansir dailynews pada Minggu (31/5/2020). (Baca juga; Demonstrasi Berujung Kerusuhan Meluas di AS, Pentagon Siagakan Militer )
Aksi demonstrasi, yang terpusat di Rodeo Drive dan Santa Monica Boulevard berujung kerusuhan dan penjarahan. Salah satu toko pakaian mewah, Alexander McQueen ikut menjadi korban penjarahan.
Sterling menuturkan, selain aksi penjarahan, para demonstran juga melakukan sejumlah aksi vandalisme, seperti mencoret-coret tembok bangunan dan merusak fasilitas publik.
Wali Kota Beverly Hills, Les Friedman menuturkan, pihaknya tengah mendata seberapa parah kerusakan yang akibat aksi vandalisme para demonstrasi tersebut. (Baca juga; Demo Rusuh 'Saya Tak Bisa Bernapas', Rusia Sebut Masalah HAM di AS Menumpuk )
"Sementara kami masih menentukan tingkat kerusakan, kami sangat sedih bahwa vandalisme terjadi di kota kami hari ini. Kami akan bekerja untuk mendukung bisnis kami bergerak maju dalam masa yang sudah sulit ini," ucapnya.
Lihat Juga :