Penjual Kue di Tallo Dijambret, Emas dan Uang Raib Ditaksir Rp30 Juta
Selasa, 14 September 2021 - 08:09 WIB
"Kenapa Rp85 juta karena dia gabung dengan nota-nota tagihan, itu dianggap juga kerugian. Korban punya usaha kue, jadi memang pendapatan setiap harinya, itu dikumpul mulai dari pagi sampai malam. Kemudian dibawa ke rumahnya, terjadilah dugaan penjambretan itu," lanjut Ahmad.
Mantan Kanit Reskrim Polsek Panakkukang ini menjelaskan saat kejadian, Rukayah baru turun dari taksi daring yang ditumpanginya. Tetiba dari arah utara para pelaku berboncengan motor merampas dompet yang dipegang di tangan kirinya. Beberapa warga sempat mengejar mereka.
"Dari CCTV yang kami dapat begitu kronologisnya. Sekarang itu (CCTV) jadi petunjuk yang kita ambil dari rumah korban jadi bukti petunjuk dan mudah-mudah ini menjadi jalan kita bisa mengungkap kasusnya. InshaAllah secepatnya bisa kita tangkap," tegas Ahmad.
Baca Juga: Polres Gowa akan Autopsi Jenazah Korban Pertama Dugaan Ritual Pesugihan
Mantan Kanit Reskrim Polsek Panakkukang ini menjelaskan saat kejadian, Rukayah baru turun dari taksi daring yang ditumpanginya. Tetiba dari arah utara para pelaku berboncengan motor merampas dompet yang dipegang di tangan kirinya. Beberapa warga sempat mengejar mereka.
"Dari CCTV yang kami dapat begitu kronologisnya. Sekarang itu (CCTV) jadi petunjuk yang kita ambil dari rumah korban jadi bukti petunjuk dan mudah-mudah ini menjadi jalan kita bisa mengungkap kasusnya. InshaAllah secepatnya bisa kita tangkap," tegas Ahmad.
Baca Juga: Polres Gowa akan Autopsi Jenazah Korban Pertama Dugaan Ritual Pesugihan
(agn)
Lihat Juga :