Sedih, Balita Miskin Ini Terus Merintih Menahan Sakitnya

Sabtu, 30 Mei 2020 - 19:26 WIB
Jakiri kemudian membawa Aidan ke Puskesmas Sugi Laende. Karena keterbatasan alat medis, mereka diarahkan kembali ke Puskesmas Katobu. Namun, pihak Puskesmas Katobu angkat tangan dan merujuknya ke Rumah Sakit Kabupaten Muna.

Sama sikapnya dengan puskesmas , RS Kabupaten Muna tak mampu menangani dan kemudian merujuknya ke RS Siloam Baubau untuk dilakukan USG guna memastikan penyakitnya.

Karena orang tua Aidan yang bekerja sebagai buruh serabutan itu tak memiliki uang, maka niat membawa Aidan ke RS Siloam pun batal. Kini, Aidan hanya dirawat di rumah dengan menggunakan obat kampung seadanya.

“Kami tak punya biaya. Kami hanya bisa pasrah saja. Semoga ada orang dermawan yang bisa membantu kami. Biaya untuk berobat cukup banyak, kami tidak sanggup,” ungkap Jakiri.
(ihs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!