Akselerasi Pemulihan Ekonomi, Ridwan Kamil Gali Potensi Pasar Ekspor Tiongkok
Jum'at, 03 September 2021 - 10:37 WIB
Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu berharap, gambaran dan informasi dari Dubes RI untuk Tiongkok dan Mongolia mengenai potensi pasar ekspor di Tiongkok dapat dimanfaatkan oleh para pelaku industri skala besar, menengah, dan UMKM di Jabar.
"Karena sering kali problem di kami adalah kurangnya pengetahuan pasar yang kadang-kadang tidak kami pahami secara menyeluruh, sehingga Dubes bisa memberikan gambaran-gambaran atau informasi berharga," tuturnya.
Sebagai informasi, sejauh ini, Jabar sudah menjalin kerja sama sister province dengan empat provinsi di Tiongkok, yaitu Guangxi Zhuang, Chongqing, Sichuan, dan Heilongjiang. Kerja sama tersebut diyakini akan memudahkan ekspor produk Jabar ke Tiongkok. Baca juga: Ridwan Kamil Soal Vaksinasi: No One Safe Until Everyone Is Safe
Menurut Kang Emil, Provinsi Jabar memberikan sumbangan terbesar terhadap ekspor nasional pada Januari-Juni 2021 dengan nilai mencapai US Dollar 16,08 miliar atau 15,63 persen dari total ekspor nasional. "Jabar dari sisi produktivitas sudah sangat luar biasa. Ekspor terbesar pertama kami ke Amerika Serikat, Jepang, lalu Tiongkok," sebutnya.
Dalam hal investasi, lanjut Kang Emil, Jabar pun masih menjadi primadona investor asing dengan nilai investasi mencapai Rp72 triliun. Menurut Kang Emil, alasan ketertarikan investor asing ke Jabar karena infrastrukturnya memadai, perizinan mudah, dan sumber daya manusia (SDM) yang produktif.
"Karena sering kali problem di kami adalah kurangnya pengetahuan pasar yang kadang-kadang tidak kami pahami secara menyeluruh, sehingga Dubes bisa memberikan gambaran-gambaran atau informasi berharga," tuturnya.
Sebagai informasi, sejauh ini, Jabar sudah menjalin kerja sama sister province dengan empat provinsi di Tiongkok, yaitu Guangxi Zhuang, Chongqing, Sichuan, dan Heilongjiang. Kerja sama tersebut diyakini akan memudahkan ekspor produk Jabar ke Tiongkok. Baca juga: Ridwan Kamil Soal Vaksinasi: No One Safe Until Everyone Is Safe
Menurut Kang Emil, Provinsi Jabar memberikan sumbangan terbesar terhadap ekspor nasional pada Januari-Juni 2021 dengan nilai mencapai US Dollar 16,08 miliar atau 15,63 persen dari total ekspor nasional. "Jabar dari sisi produktivitas sudah sangat luar biasa. Ekspor terbesar pertama kami ke Amerika Serikat, Jepang, lalu Tiongkok," sebutnya.
Dalam hal investasi, lanjut Kang Emil, Jabar pun masih menjadi primadona investor asing dengan nilai investasi mencapai Rp72 triliun. Menurut Kang Emil, alasan ketertarikan investor asing ke Jabar karena infrastrukturnya memadai, perizinan mudah, dan sumber daya manusia (SDM) yang produktif.
Lihat Juga :