Pemkab Maros Tambah Anggaran untuk Penanganan Covid-19
Kamis, 02 September 2021 - 20:48 WIB
Bupati Maros, Chaidir Syam saat melakukan Penyerahan ranperda ini juga sekaligus menyerahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2021. Foto: Sindonews/Najmi Limonu
MAROS - Pemerintah Kabupaten Maros , memperlihatkan keseriusannya untuk menangani pandemi Covid-19 dengan menambah anggaran penanganan pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2021.
Itu diketahui setelah Pemerintah Kabupaten Maros menyerahkan lima Rancangan Peraturan Daerah ke DPRD Maros, Kamis (2/9/2021). Penyerahan ranperda ini juga sekaligus menyerahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2021 Dimana dalam RAPBD Perubahan ini terjadi pengurangan anggaran.
Baca Juga: Pemkab Maros Kini Punya Aplikasi Pengurusan Surat Bebas Temuan
Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, APBD perubahan yang mengalami penambahan adalah untuk penanganan Covid-19 "Untuk sektor kesehatan dan rumah sakit yang akan bertambah," katanya.
Dia mengurai untuk penanganan Covid-19 di rumah sakit ada penambahan hampir sekitar Rp10 miliar.
"Dinas kesehatan juga ada penambahan sekitar Rp3 miliar. Untuk pembelian alat, obat dan beberapa kegiatan di Dinas Kesehatan. Bahan medis habis pakai (BMHP) nya akan kita tambah juga," jelasnya.
Itu diketahui setelah Pemerintah Kabupaten Maros menyerahkan lima Rancangan Peraturan Daerah ke DPRD Maros, Kamis (2/9/2021). Penyerahan ranperda ini juga sekaligus menyerahkan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2021 Dimana dalam RAPBD Perubahan ini terjadi pengurangan anggaran.
Baca Juga: Pemkab Maros Kini Punya Aplikasi Pengurusan Surat Bebas Temuan
Bupati Maros, Chaidir Syam mengatakan, APBD perubahan yang mengalami penambahan adalah untuk penanganan Covid-19 "Untuk sektor kesehatan dan rumah sakit yang akan bertambah," katanya.
Dia mengurai untuk penanganan Covid-19 di rumah sakit ada penambahan hampir sekitar Rp10 miliar.
"Dinas kesehatan juga ada penambahan sekitar Rp3 miliar. Untuk pembelian alat, obat dan beberapa kegiatan di Dinas Kesehatan. Bahan medis habis pakai (BMHP) nya akan kita tambah juga," jelasnya.
Lihat Juga :